Untung Presidennya Prabowo Subianto
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
BALI — Jagat media sosial kembali diramaikan oleh narasi yang beredar dari akun Facebook atas nama Putu Artha.
Beberapa unggahannya soal dugaan "pemain gas oplosan" menjadi viral dan menyedot perhatian publik, menimbulkan respons beragam mulai dari dukungan hingga kritik tajam dari berbagai kalangan.
Namun, di tengah derasnya arus informasi, sejumlah sumber di Buleleng menilai narasi tersebut bukan sekadar bentuk kepedulian terhadap masyarakat.Baca Juga:
Dugaan muncul bahwa konten ini berpotensi menjadi panggung politik untuk membangun citra Putu Artha menjelang pencalonan sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
"Intinya cari nama," ujar salah satu sumber yang enggan disebut identitasnya.
Sejumlah dinamika masa lalu Putu Artha kembali diungkit, termasuk dukungan yang pernah diterimanya untuk posisi komisioner di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat.
Namun, menurut narasi yang berkembang, hubungan tersebut berbalik arah saat pihak yang dulu membantu menjadi sasaran serangan.
Selain itu, Putu Artha juga kerap melontarkan kritik terhadap Gubernur Bali, khususnya terkait pengelolaan sampah—isu yang masih menjadi persoalan krusial di berbagai daerah.
Kritikan ini dipandang sebagian pihak sebagai kontrol sosial yang sah, namun oleh pihak lain dianggap sebagai strategi membangun positioning politik.
Fenomena ini memantik pertanyaan: apakah narasi tersebut murni gerakan moral membongkar dugaan pelanggaran, atau bagian dari strategi membangun elektabilitas politik?
Publik kini menjadi penilai utama di tengah arus informasi yang saling bertentangan.
Isu "gas oplosan" tetap merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan masyarakat luas dan penegakan hukum.
Di saat yang sama, masyarakat dituntut cermat membaca motif di balik setiap narasi yang viral di ruang digital.
Perang opini mungkin tak terelakkan, namun transparansi dan fakta menjadi kunci agar publik tidak sekadar menjadi penonton, tetapi penilai yang kritis dan objektif.*
(ad)
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penting bagi Indonesia
NASIONAL
BOGOR Suasana malam di Jalan Utama Perumahan Sunrise River, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berubah mer
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman B. Ponto mendorong pemerintah dan DPR membentuk Pengadilan Maritim.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Warga RT 17 RW 04, Kelurahan Perjuangan 1, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menggelar turnamen lacak
NASIONAL
MEDAN Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Arrahmaan Pane menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dar
PEMERINTAHAN
MEDAN Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di La
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden ke6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai arah pembangunan yang disiapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto u
EKONOMI
MANGGARAI TIMUR Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah prioritas untuk men
NASIONAL
JAKARTA Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa atas gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggar
NASIONAL