BREAKING NEWS
Rabu, 18 Maret 2026

Pertanyakan Loyalitas Rapidin dan Hasyim Terhadap DPP PDIP, Japorman Saragih Tegaskan Hanya Ketua Umum yang Memiliki Hak Prerogatif

Raman Krisna - Selasa, 17 Maret 2026 15:52 WIB
Pertanyakan Loyalitas Rapidin dan Hasyim Terhadap DPP PDIP, Japorman Saragih Tegaskan Hanya Ketua Umum yang Memiliki Hak Prerogatif
Mantan Ketua DPD PDIP Sumatera Utara, Japorman Saragih. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Mantan Ketua DPD PDIP Sumatera Utara, Japorman Saragih, menyampaikan keprihatinan dan kekecewaannya terhadap sikap Ketua DPD Sumut Rapidin Simbolon dan Ketua DPC Medan terpilih Hasyim yang dianggap tidak menegakkan petunjuk dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dalam penetapan komposisi kepengurusan partai.

Menurut Japorman, sikap keduanya yang mengabaikan instruksi DPP bisa mencederai loyalitas dan militansi dalam partai.

"Saya sebagai mantan Ketua DPD merasa heran. Kok bisa ada pimpinan partai setingkat DPD dan DPC tidak tegak lurus terhadap keputusan DPP, yang sudah ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Ibu Megawati dan Sekjen Hasto Kristiyanto," ujar Japorman kepada wartawan di Medan, Selasa (17/3/2026).

Baca Juga:

Japorman menilai bahwa, sebagai petinggi di partai, Rapidin dan Hasyim seharusnya menunjukkan teladan dengan menjalankan instruksi DPP.

Namun, kenyataannya, keduanya justru bertindak bertentangan dengan petunjuk partai, terutama terkait pemilihan nama-nama dalam struktur kepengurusan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hasyim, selaku ketua terpilih DPC Medan, memutuskan untuk tidak mengakomodasi dua nama, Robi Barus dan David Roni Ganda Sinaga, dalam struktur kepengurusan yang mendampinginya.

Kedua nama tersebut sebelumnya telah diusulkan oleh DPP. Sebagai gantinya, Hasyim memilih Boydo Panjaitan dan Fuad Akbar sebagai sekretaris dan bendahara DPC Medan.

Hasyim beralasan bahwa pemilihannya terhadap Boydo dan Fuad Akbar adalah hak prerogatifnya, sebagai ketua DPC Medan yang baru.

Namun, Japorman Saragih dengan tegas membantah klaim tersebut, menyatakan bahwa hak prerogatif dalam PDIP hanya dimiliki oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Hak prerogatif di partai ini hanya ada pada Ketua Umum Ibu Megawati, bukan pada siapa pun di tingkat DPD atau DPC. Jangan mengada-ada dengan menyatakan punya hak prerogatif. Itu salah besar dan yang seperti ini harus ditindak tegas," ujar Japorman dengan nada keras.

Japorman juga menyayangkan keterlambatan dalam penetapan Surat Keputusan (SK) DPC untuk Medan, Tapanuli Tengah (Tapteng), dan Simalungun, yang menurutnya dapat menghambat konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029.

Ia menegaskan bahwa jika Rapidin dan Hasyim mengikuti instruksi DPP dengan tegak lurus, masalah ini tidak akan berlarut-larut.

"Jika saja Ketua DPD Sumut mengikuti instruksi DPP, tentu masalah SK ini tidak akan terjadi. Sebagaimana petunjuk DPP, seharusnya Konfercab sudah selesai pada tahun 2025 agar konsolidasi di semua tingkatan kepengurusan bisa berjalan dengan baik. Ini penting untuk mempersiapkan partai agar siap tempur pada Pemilu 2029," lanjut Japorman, dengan semangat.

Menurut Japorman, berlarut-larutnya masalah penetapan SK tersebut akan mengganggu jalannya konsolidasi internal PDIP.

Sebagai salah satu partai besar yang tengah mempersiapkan strategi untuk Pemilu 2029, PDIP harus memastikan bahwa setiap elemen dalam struktur partai bekerja dengan solid dan sejalan dengan keputusan DPP.

Tanpa adanya kesatuan dan keselarasan antara DPD dan DPP, Japorman khawatir PDIP akan menghadapi kesulitan dalam menghadapi tantangan politik di masa depan.

"Partai ini tidak boleh terpecah. Konsolidasi harus dipersiapkan dan dilaksanakan dengan baik. Agar nantinya PDIP bisa menghadapi Pemilu 2029 dengan kekuatan penuh dan tetap menjadi partai yang solid serta dapat diandalkan oleh rakyat," pungkas Japorman.*


(ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Modus Mudik Lebaran, Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu di Bandara Kualanamu
Gubernur Bobby Nasution Pantau Stabilisasi Harga Pangan di Medan, Pastikan Tidak Ada Lonjakan Menjelang Lebaran
Uang Pecahan Baru Langka di Bank, Pedagang Pasar Gelap Cuan Besar! GM KB FKPPI Soroti Kelalaian BI Sumut
Muscab Partai Hanura Binjai Tetapkan Abd Kadafi Pane sebagai Ketua DPC 2025–2030
Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas: Harga Sembako di Medan Terkendali, Daging Lebih Murah dari Tahun Lalu
Wali Kota Medan Rico Waas Tutup Ramadhan Fair XX, Transaksi UMKM Tembus Rp2,2 Miliar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru