Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia melepas 20 unit bus rombongan mudik gratis 2026 Golkar di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, kawasan Slipi, Jakarta Barat, pada Selasa, 17 Maret 2026. (foto: melangkahdaritimur.id)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
JAKARTA – Ketua Umum PartaiGolkar, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan keprihatinannya terkait besaran uang saku untuk pemudik gratis yang belum mengalami kenaikan dalam enam tahun terakhir.
Pernyataan ini disampaikan Bahlil saat melepas ratusan pemudik yang diberangkatkan secara gratis oleh PartaiGolkar di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Selasa (17/3/2026).
Bahlil menyampaikan bahwa dirinya menerima informasi mengenai hal tersebut saat dalam perjalanan dari Jepang menuju Jakarta.
Menurutnya, meskipun Golkar telah melaksanakan program mudik gratis selama enam tahun berturut-turut, besaran uang saku yang diterima oleh para pemudik tetap stagnan tanpa ada penyesuaian.
"Ada aspirasi dari masyarakat. Saya belum ngecek, tapi perjalanan saya dari Jepang ke Jakarta, saya mendapat informasi bahwa sudah 6 tahun Golkar melakukan mudik, tapi uang kas, uang sakunya belum naik-naik. Masih seperti itu terus," kata Bahlil dalam sambutannya.
Sebagai respons atas hal tersebut, Bahlil menegaskan bahwa Golkar berkomitmen untuk mendengarkan keluhan masyarakat.
Ia pun meminta agar kenaikan uang saku susulan dapat segera dipertimbangkan, bahkan sebelum pemberangkatan pemudik pada tahun ini.
"Jadi kalau bisa, segera sebelum pemberangkatan, susulan kenaikan daripada itu. Itu paling penting. Setuju ya?" kata Bahlil, yang langsung disambut seruan setuju dari para peserta mudik yang hadir.
Bahlil juga menambahkan, bahwa bagi Golkar, kebahagiaan rakyat adalah hal yang utama.
Pernyataan ini mencerminkan filosofi partai yang ingin lebih mendekatkan diri dengan kebutuhan masyarakat, terutama melalui program-program sosial seperti mudik gratis.
Pada kesempatan yang sama, Bahlil juga berkelakar bahwa "kursi Golkar tidak akan naik tanpa dukungan masyarakat".