Trump Sebut Selat Hormuz sebagai 'Selat Trump' dalam Forum Bisnis AS
JAKARTA Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat pernyataan mengejutkan sekaligus mengundang tawa saat konferensi Future Inves
INTERNASIONAL
JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, menghadapi sorotan tajam.
Selain digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sumber pendanaan dari APBN 2026, program ini juga menuai kritik karena sikap oknum pelaksana di lapangan.
Pengamat kebijakan publik, Samuel F. Silaen, menilai polemik MBG kini tidak lagi sekadar masalah teknis, seperti distribusi yang belum rapi atau kasus keracunan, tetapi telah bergeser ke aspek perilaku aparat pelaksana.Baca Juga:
"Masalahnya sudah menyentuh sikap oknum petugas yang memancing kemarahan publik," ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Silaen menegaskan, hal ini berisiko mencederai kepercayaan masyarakat terhadap program yang dibiayai dari pajak rakyat dan utang negara.
Sorotan Anggaran dan Potensi Pelanggaran Konstitusi
Dalam dokumen gugatan ke MK disebutkan sebagian anggaran MBG bersumber dari pos pendidikan. Dari total anggaran pendidikan Rp769,1 triliun, sekitar Rp223 triliun dialokasikan untuk program MBG.
Silaen menilai kebijakan ini berpotensi melanggar amanat konstitusi yang mewajibkan alokasi minimal 20 persen APBN untuk pendidikan.
"Kalau menggerus porsi pendidikan, ini bisa masuk kategori pelanggaran serius. Niat baik tidak boleh dijalankan dengan cara keliru," katanya.
Kritik terhadap Oknum SPPG
Silaen juga menyoroti tindakan oknum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lapangan.
Dugaan perilaku defensif atau menyerang balik masyarakat saat mendapat kritik menunjukkan rendahnya profesionalisme dan kematangan emosional SDM.
"Kalau ada kritik soal kualitas makanan, seharusnya jadi evaluasi, bukan dibalas defensif. Ini menunjukkan krisis empati," katanya.
Evaluasi SDM dan Risiko Program
Menurut Silaen, polemik ini mengindikasikan kebutuhan perbaikan SDM pelaksana program.
"Program besar seperti MBG membutuhkan SDM matang secara profesional dan emosional, memahami etika pelayanan publik, bukan hanya tugas teknis," jelasnya.
Ia menekankan, tanpa evaluasi menyeluruh, program strategis ini justru berpotensi menjadi beban.
Perbaikan, Bukan Pembubaran
Silaen menegaskan solusi bukan pembubaran MBG, melainkan perbaikan total, baik dari sisi kebijakan anggaran maupun kualitas SDM di lapangan.
"Yang harus dibenahi adalah sistemnya, terutama SDM dan tata kelola. Jangan sampai niat baik pemerintah justru rusak di tingkat pelaksana," pungkasnya.*
(dh)
JAKARTA Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat pernyataan mengejutkan sekaligus mengundang tawa saat konferensi Future Inves
INTERNASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Laga sengit tersaji dalam lanjutan Turnamen Ama Ama Sidimpuan Cup 2026 yang mempertemukan Glory 99 FC kontra Putra Mandi
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera terus mempercepat penanganan pembersi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menyerukan gerakan bersama untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi anakanak Indon
NASIONAL
MEDAN PSMS Medan harus mengakui keunggulan sementara PSPS Pekanbaru dengan skor 01 pada babak pertama laga lanjutan Pegadaian Champions
OLAHRAGA
PADANGSIDIMPUAN Seorang pria berinisial IH (56), yang berprofesi sebagai petani, diamankan aparat kepolisian atas dugaan tindak pidana k
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Laga sengit tersaji pada babak 8 besar Turnamen Sepak Bola U17 Sidimpuan yang digelar di Stadion H.M. Nurdin, Sabtu (28
OLAHRAGA
MEDAN Seorang driver ojek pangkalan berinisial JFS (41) nekat melakukan penganiayaan terhadap tetangganya sendiri, SS (30), yang merupak
HUKUM DAN KRIMINAL
BADUNG Kantor Imigrasi Ngurah Rai kembali menunjukkan ketegasan dalam menjaga gerbang negara dari buronan internasional. Seorang Warga N
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Aksi kejahatan kembali terjadi di Jalan Aras KabuBatang Kuis, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Sabtu (28/3/2026
HUKUM DAN KRIMINAL