Yusril Tegaskan Tak Ada Lagi Jalur Cepat Pengurusan ITAS dan ITAP WNA di Indonesia
JAKARTA Yusril Ihza Mahendra menegaskan saat ini tidak ada lagi jalur cepat dalam pengurusan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) maupun Izin Ting
NASIONAL
JAKARTA – Peneliti Australian National University (ANU), Sana Jaffrey, menyoroti perubahan pendekatan politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sepanjang dua periode kepemimpinannya.
Ia menyebut perubahan tersebut bukan bersifat personal, melainkan berupa proses pembelajaran dalam mengelola kekuasaan politik.
Dalam diskusi peluncuran buku "Dasawarsa Kepemimpinan Jokowi: Era Kebangkitan Kembali Otoritarianisme di Indonesia" di Unika Atma Jaya, Jakarta, Senin, 20 April 2026, Sana mengutip pandangan antropolog Suraya Afif yang menyebut Jokowi tidak berubah secara karakter, melainkan beradaptasi dengan dinamika politik.Baca Juga:
"Jokowi tidak berubah, tapi dia belajar. Ini bukan perubahan pribadi, tetapi cara mengelola politik untuk mencapai tujuannya," kata Sana.
Menurut Sana, pada periode pertama kepemimpinannya, Jokowi masih berupaya merealisasikan sejumlah janji politik dengan dukungan kelompok aktivis dan masyarakat sipil.
Pada fase itu, sejumlah aktivis bahkan disebut terlibat dalam pemerintahan.
Namun, memasuki periode kedua, ia menilai hubungan tersebut mulai merenggang.
Sana mengutip analisis Suraya Afif yang menyebut Jokowi mulai jenuh dengan kelompok aktivis dan mencari mitra politik baru.
Ia juga menyinggung peristiwa aksi 212 pada 2 Desember 2016 sebagai salah satu titik balik relasi antara Jokowi dan kelompok masyarakat sipil.
Menurutnya, Jokowi merasa kecewa karena tidak mendapatkan dukungan dari kelompok yang sebelumnya dekat dengan pemerintah saat menghadapi tekanan politik.
"Dia merasa perlu mencari aliansi lain," ujar Sana.
Sana juga mengutip pakar politik Australia Marcus Mietzner yang menilai pada periode kedua, Jokowi mulai memanfaatkan kelemahan elite politik untuk memperluas pengaruh.
Kelemahan tersebut, kata dia, digunakan untuk membangun konsolidasi kekuasaan yang lebih kuat.
"Jokowi belajar bagaimana menggunakan kelemahan elite lain untuk menarik mereka ke lingkarannya," kata Sana.
Diskusi tersebut merupakan bagian dari peluncuran buku yang membahas dinamika politik Indonesia selama satu dekade pemerintahan Jokowi.*
(tb/ad)
JAKARTA Yusril Ihza Mahendra menegaskan saat ini tidak ada lagi jalur cepat dalam pengurusan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) maupun Izin Ting
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh melalui Ditsamapta menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu di Kota Banda Aceh lewat program Juma
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta memeriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026 yang akan digelar pa
NASIONAL
JAKARTA Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian khusus kepada kiper Emil Audero usai kemenangan atas Oman dengan skor 3
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah Indonesia menawarkan peluang kerja sama yang lebih luas dengan Rusia di bidang maritim, pelabuhan, logistik, hingga per
EKONOMI
MEDAN Pasangan suami istri (pasutri) ditemukan dalam kondisi tewas dan lemas di dalam mobil yang terparkir di Jalan Harapan Pasti, Kecamat
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah tercatat menembus level Rp 18.100 terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global pada Jumat (5/6/2026) mal
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah seiring dengan koreksi tajam yang terjadi pada Indeks Harga
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp88,15 tril
EKONOMI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko KumHAM Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan bahwa
POLITIK