Bupati Batu Bara Tinjau RSUD H. OK Arya Zulkarnain, Pastikan Pelayanan Kesehatan Optimal
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian mengunjungi RSUD H. OK Arya Zulkarnain di Kecamatan Datuk Lima Puluh, Sabtu, 8 Agustus 202
KESEHATAN
JAKARTA — Mantan Wakil Presiden ke-13, Ma'ruf Amin, disebut pernah meluapkan kemarahan dalam sebuah rapat terbatas yang dipimpin Presiden ke-7 Joko Widodo.
Peristiwa itu terjadi saat pembahasan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang memuat ketentuan investasi minuman keras (miras).
Kisah tersebut diungkap mantan Staf Khusus Ma'ruf Amin, Ikhsan Abdullah, dalam sebuah tayangan kanal YouTube Forum Keadilan TV, Selasa, 28 April 2026.Baca Juga:
Menurut Ikhsan, Ma'ruf Amin menolak keras kebijakan yang membuka peluang investasi di sektor minuman beralkohol tersebut.
Ia menyebut sikap itu muncul sebagai bentuk tanggung jawab moral sebagai seorang ulama.
"Beliau betul-betul menunjukkan perannya sebagai seorang ulama ketika presiden memaksakan Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang investasi minuman beralkohol," kata Ikhsan.
Ikhsan mengklaim, dalam rapat terbatas tersebut Ma'ruf Amin menyampaikan penolakan dengan nada tinggi di hadapan sejumlah pejabat, termasuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi saat itu, Luhut Binsar Pandjaitan.
"Beliau mengatakan, 'saya yang mengambil tanggung jawab bahwa ini harus dibatalkan,'" ujar Ikhsan.
Ia menambahkan, tak lama setelah rapat tersebut, pemerintah akhirnya mencabut ketentuan investasi minuman keras dari daftar positif investasi dalam peraturan itu.
Menurut Ikhsan, penolakan Ma'ruf Amin juga sejalan dengan sikap sejumlah organisasi keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah yang sejak awal menolak kebijakan tersebut.
Selain itu, Ikhsan juga menyoroti peran Ma'ruf Amin selama masa pandemi Covid-19.
Ia menyebut Ma'ruf memiliki kontribusi dalam mendorong penerimaan vaksinasi di masyarakat melalui pendekatan keagamaan.
"Begitu beliau keluarkan fatwa, masyarakat mulai mau divaksin," kata Ikhsan.
Ma'ruf Amin diketahui menjabat Wakil Presiden RI periode 2019–2024.
Sebelum itu, ia merupakan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia.*
(tm/ad)
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian mengunjungi RSUD H. OK Arya Zulkarnain di Kecamatan Datuk Lima Puluh, Sabtu, 8 Agustus 202
KESEHATAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menerima audiensi Panitia Komunitas Batu Bara Bertanjak Jilid 7 Tahun 2026 di ruang kerjan
SENI DAN BUDAYA
ACEH BESAR Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Besar mengajak warga Muhammadiyah, simpatisan, dan para dermawan untuk mendukung peng
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh mendorong kolaborasi antara insan pers, pemerintah, Satgas Penanganan Rehabilitasi dan Reko
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah muncul dugaan gangguan kesehatan ter
NASIONAL
JAKARTA Penyelesaian persoalan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dinilai membutuhkan pendekatan yang lebih terbuka setelah berlan
NASIONAL
JAKARTA TNI Angkatan Darat (TNI AD) bersama sejumlah pemerintah daerah mulai mendorong pengelolaan sampah berbasis teknologi untuk mengu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan mengerahkan jajaran untuk bergotong royong membersihkan parit yang tersumbat dan dipenuhi sedimentasi tebal
PEMERINTAHAN
JAKARTA MPR RI akan mengirimkan undangan Sidang Tahunan MPR serta sidang bersama DPR dan DPD RI kepada presiden dan wakil presiden terdahu
PEMERINTAHAN
JAMBI Adzan Agustian (22), warga Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, harus menjalani hidup dengan kondisi cacat permanen setelah meng
PERISTIWA