BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

PDIP Sebut Gibran Pansos usai Undang Peserta LCC Viral ke Istana

Nurul - Sabtu, 16 Mei 2026 08:52 WIB
PDIP Sebut Gibran Pansos usai Undang Peserta LCC Viral ke Istana
siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra (Kiri) dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. (Kanan). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Polemik pertemuan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dengan peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI asal Kalimantan Barat terus menuai sorotan. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, menilai langkah Gibran mengundang para peserta ke Istana Wakil Presiden hanya untuk mencari perhatian publik atau pansos.

Kritik tersebut disampaikan Guntur Romli usai pertemuan Gibran dengan siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra atau Ocha, bersama rekan-rekannya di Istana Wapres, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Menurut Gun Romli, Gibran tidak memberikan sikap tegas terkait dugaan kecurangan dalam lomba cerdas cermat yang sempat viral di media sosial.

Baca Juga:

"Tidak ada sikap yang disampaikan terkait dugaan kecurangan itu. Jadi terkesan hanya ingin pansos," ujar Gun Romli dalam pernyataannya, Jumat (15/5/2026).

Ia juga menyindir kabar bahwa Gibran memberikan pelatihan public speaking dan debat kepada peserta lomba tersebut. Gun Romli menilai langkah itu tidak menjawab inti persoalan yang sedang diperdebatkan publik.

Bahkan, ia kembali menyinggung pernyataan lama Gibran yang sempat salah menyebut asam folat menjadi asam sulfat dalam pembahasan nutrisi ibu hamil.

"Teknik debat apa yang mau diajarkan?" sindirnya.

Selain mengkritik langkah Gibran, Gun Romli turut menyinggung proses pencalonan Gibran sebagai wakil presiden yang sebelumnya menuai polemik terkait putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90.

Sebelumnya, Gibran menerima para peserta LCC Empat Pilar MPR RI di Istana Wapres secara tertutup. Dalam pertemuan itu, Gibran disebut memberikan motivasi, tips public speaking, hingga teknik berbicara di depan umum kepada para siswa.

Josepha Alexandra mengaku senang mendapat kesempatan bertemu langsung dengan orang nomor dua di Indonesia tersebut. Ia menyebut pertemuan itu menjadi motivasi untuk terus belajar dan berprestasi.

Kasus ini bermula dari viralnya dugaan ketidakadilan dalam lomba cerdas cermat tingkat Kalimantan Barat. Salah satu kelompok peserta disebut mendapat pengurangan poin meski memberikan jawaban benar, sementara kelompok lain mendapat poin penuh dengan jawaban serupa.

Polemik tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu berbagai reaksi publik.*

(tm/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
MPR Tunggu Surat Resmi SMAN 1 Pontianak Tolak LCC Ulang 4 Pilar
Final LCC Empat Pilar MPR Disorot, Pengamat Sebut Jauh dari Nilai Demokrasi Pancasila
Hasil LCC 4 Pilar Kalbar Diprotes, GTI Sebut Penilaian Tak Konsisten dan Cederai Edukasi Kebangsaan
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang LCC Empat Pilar, MPR Buka Suara
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang LCC 4 Pilar Kalbar, Dukung SMAN 1 Sambas Melaju ke Tingkat Nasional
Wapres Gibran Undang Siswa SMAN 1 Pontianak ke Istana Usai Polemik LCC MPR, Ini yang Dibahas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru