BREAKING NEWS
Sabtu, 06 Juni 2026

Bos Buruh Andi Gani Kirim Pesan ke Said Iqbal yang Diisukan Masuk Kabinet Prabowo

Dharma - Jumat, 05 Juni 2026 22:16 WIB
Bos Buruh Andi Gani Kirim Pesan ke Said Iqbal yang Diisukan Masuk Kabinet Prabowo
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea. (Foto: Tangkapan Layar Instagram)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memberikan tanggapan terkait isu Presiden Partai Buruh Said Iqbal yang dikabarkan akan masuk ke dalam Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Andi Gani mengatakan dirinya menghormati setiap pilihan tokoh buruh yang memutuskan untuk bergabung ke dalam pemerintahan. Namun, ia mengingatkan agar perjuangan dalam membela hak-hak pekerja tetap menjadi prioritas utama.

"Saya lebih memilih jalan perjuangan sebagai pemimpin buruh. Saya mendoakan teman-teman buruh yang masuk di dalam Pemerintahan untuk tetap memperjuangkan hak-hak buruh," kata Andi Gani, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga:

Kabar bergabungnya Said Iqbal ke kabinet sebelumnya santer beredar di tengah semakin banyaknya tokoh buruh yang masuk dalam lingkar pemerintahan.

Andi Gani mengaku dirinya juga pernah beberapa kali mendapat tawaran untuk bergabung ke kabinet, baik pada era Presiden Joko Widodo maupun pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini. Bahkan, ia menyebut sempat ditawari posisi di Dewan Kesejahteraan Buruh.

Meski demikian, ia memilih untuk tetap berada di luar pemerintahan. Menurutnya, posisi serikat pekerja di luar kabinet tetap penting sebagai bagian dari fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah.

"Hubungan saya dengan Presiden Prabowo terjalin sangat baik. Saya juga menjelaskan kepada Presiden Prabowo soal pilihan saya untuk tetap memilih sebagai Presiden Buruh," ujarnya.

Ia menegaskan, keputusan tidak masuk kabinet bukan berarti menolak atau tidak mendukung pemerintah. Andi Gani menyebut dirinya tetap mendukung program-program pemerintah, namun dengan peran sebagai pemimpin buruh di luar struktur pemerintahan.

Sebelumnya, tokoh buruh lain, Jumhur Hidayat, telah lebih dulu bergabung ke kabinet setelah dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Sementara itu, Said Iqbal juga disebut-sebut akan menyusul masuk ke dalam pemerintahan.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru