BREAKING NEWS
Senin, 15 Juni 2026

Dapat Rp139 T dari Kemenkeu, Menhan Ajukan Tambahan Rp195 T untuk Kebutuhan Pertahanan 2027

Adelia Syafitri - Rabu, 10 Juni 2026 14:15 WIB
Dapat Rp139 T dari Kemenkeu, Menhan Ajukan Tambahan Rp195 T untuk Kebutuhan Pertahanan 2027
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2025). (Foto: Luthfi Humam/kumparan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkap kebutuhan anggaran pertahanan tahun 2027 mencapai Rp 667 triliun. Namun, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) baru mendapatkan pagu indikatif dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bappenas sebesar Rp 139 triliun.

Hal itu disampaikan Sjafrie usai rapat tertutup bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

"Inti dari rapat tadi adalah penyampaian RKP dan RKA untuk 2027. Kebutuhan sistem pertahanan negara itu selalu dinamis dan meningkat," ujar Sjafrie.

Baca Juga:

Ia menjelaskan, kebutuhan besar tersebut berkaitan dengan dinamika geopolitik global serta kebutuhan penguatan sistem pertahanan nasional.

"Dalam tahun 2027 kami mengajukan kebutuhan anggaran sebanyak Rp 667 triliun," katanya.

Namun, Sjafrie menegaskan pemerintah tetap mengikuti arahan fiskal dari Bappenas dan Kemenkeu yang menetapkan pagu indikatif sebesar Rp 139 triliun.

"Oleh karena itu kami juga mengajukan tambahan anggaran melalui Komisi I DPR RI untuk diteruskan ke Badan Anggaran sebesar Rp 195 triliun," ujarnya.

Menurut Sjafrie, tambahan anggaran tersebut diperlukan untuk memperkuat pembangunan kekuatan TNI di berbagai wilayah strategis, termasuk Papua dan daerah lain yang menjadi pusat perhatian pertahanan nasional.

Ia juga menyinggung peran TNI yang saat ini tidak hanya fokus pada pertahanan, tetapi juga mendukung penanganan bencana dan pembangunan infrastruktur seperti jembatan di daerah terdampak.

"Ini bagian dari dukungan TNI terhadap pemerintah dalam pembangunan," katanya.*

(d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Gandeng Kemenkeu Perkuat Ekonomi Medan, UMKM dan Belawan Jadi Fokus Pengembangan
Anggaran Huntap Sumatera Rp 7,4 Triliun Masih Tertahan di Kemenkeu
Sidang Korupsi Satelit Kemenhan, Saksi Akui Tak Tahu Fungsi Peralatan Navayo Saat Pemeriksaan Barang
Kemenkeu Copot 2 Pejabat Terkait Restitusi Pajak, Pengganti Dilantik Besok
Viral Isu Patungan APBN untuk Lunasi Utang, Kemenkeu Tegaskan Itu Hoaks dan Bukan Program Resmi
Pemerintah Kantongi Rp 40 Triliun dari Lelang 9 Seri Surat Utang Negara, Permintaan Investor Tembus Rp 74,9 Triliun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru