BREAKING NEWS
Sabtu, 08 Agustus 2026

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan, Dua Kelompok Massa Sampaikan Aspirasi Berbeda

Nurul - Kamis, 18 Juni 2026 15:58 WIB
Program Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan, Dua Kelompok Massa Sampaikan Aspirasi Berbeda
Dua kelompok massa menggelar aksi demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). Satu kelompok menyatakan penolakan terhadap program MBG, sementara kelompok lainnya menyuarakan dukungan agar program tersebut tetap dilanjutkan. (Foto
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Dua kelompok massa dengan tuntutan berbeda menggelar aksi demonstrasi di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). Kedua kelompok sama-sama menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun dengan pandangan yang berbeda.

Kelompok pertama yang mengatasnamakan Masyarakat Pejuang Gizi Anak Indonesia menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan program MBG. Dalam aksinya, mereka menilai program tersebut telah memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari peningkatan gizi anak hingga mendorong perputaran ekonomi di daerah.

Massa juga meminta aparat penegak hukum menindak tegas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyimpangan atau korupsi yang berkaitan dengan pelaksanaan program tersebut.

Baca Juga:

Menurut para peserta aksi, program MBG tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi petani dan pelaku usaha lokal di berbagai daerah.

Sementara itu, di lokasi yang tidak jauh dari titik aksi pertama, kelompok massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar demonstrasi dengan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.

Dalam aksinya, HMI meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG. Selain itu, mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok dan segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Massa menyoroti besarnya anggaran yang digunakan untuk program MBG serta meminta pemerintah memastikan penggunaan dana negara dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Mereka menilai program tersebut memiliki tujuan yang baik, namun pelaksanaannya perlu diawasi secara ketat agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Meski membawa tuntutan yang berbeda, kedua kelompok massa menyampaikan aspirasi secara damai. Sejumlah orator bahkan mengimbau peserta aksi untuk saling menghormati dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Aksi demonstrasi tersebut sempat memengaruhi arus lalu lintas di sekitar kawasan Medan Merdeka Selatan. Petugas kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas dan menyiagakan personel untuk menjaga keamanan serta memastikan jalannya aksi tetap kondusif.

Hingga aksi berlangsung, situasi di sekitar lokasi terpantau aman dan terkendali.*

(in/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pengesahan RUU Polri Dinilai Terburu-buru dan Minim Partisipasi Publik, Ubedilah Badrun: Ada Tangan Kotor yang Bekerja
Wamenkum Jelaskan Alasan Polisi Aktif Bisa Isi Jabatan di Luar Polri
Resmi! DPR Ketok Palu Revisi UU Polri, Aturan Baru Kepolisian Mulai Berlaku
Habiburokhman Bikin DPR Tepuk Tangan, Sebut Listyo Sigit Kapolri Terbaik
Komisi III DPR Setujui RUU Polri Dibawa ke Paripurna, Selangkah Lagi Sah Jadi Undang-Undang
DPR dan Pemerintah Sepakat Ubah Usia Pensiun Anggota Polri, Kapolri Bisa Tugas hingga 61 Tahun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru