Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Rabu 23 September 2026: Sebagian Besar Wilayah Cerah
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Bali pada Rabu
NASIONAL
JAKARTA – Gerakan Cinta Prabowo (GCP) menyerukan konsolidasi nasional relawan sebagai langkah memperkuat dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Seruan tersebut disampaikan di tengah dinamika politik nasional yang terus berkembang dan berbagai agenda strategis pemerintah yang tengah dijalankan.
Ketua Umum GCP, H. Kurniawan, mengatakan Presiden Prabowo saat ini sedang fokus melakukan pembenahan di berbagai sektor guna memperkuat tata kelola pemerintahan dan mempercepat pembangunan nasional.
Menurutnya, proses pembenahan tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk jaringan relawan yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjuangan politik Prabowo.Baca Juga:
"Presiden Prabowo saat ini fokus membenahi berbagai persoalan yang selama ini menjadi hambatan dalam pembangunan bangsa. Karena itu, diperlukan dukungan dan pengawalan bersama agar program-program pemerintah dapat berjalan optimal," ujar Kurniawan, Senin (22/6/2026).
Pria yang akrab disapa Bang Iwan itu menilai tantangan yang dihadapi pemerintahan saat ini tidak ringan. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh relawan pendukung Prabowo-Gibran dari berbagai daerah untuk memperkuat soliditas dan menjaga semangat kebersamaan.
Menurutnya, konsolidasi relawan menjadi langkah strategis dalam menjaga kekompakan sekaligus memastikan berbagai program pemerintah dapat tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat.
"Relawan harus tetap solid dan aktif mengawal jalannya pemerintahan. Persatuan menjadi modal penting untuk mendukung keberhasilan berbagai program yang dijalankan Presiden Prabowo bersama kabinetnya," katanya.
GCP juga menegaskan komitmennya untuk berada di garis depan dalam mendukung dan mengawal agenda pembangunan nasional yang menjadi prioritas pemerintah.
Sebagai tindak lanjut, organisasi relawan tersebut akan menggelar konsolidasi secara bertahap di sejumlah daerah. Agenda perdana dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sebagai upaya memperkuat jaringan organisasi sekaligus merangkul kembali seluruh anggota dan simpatisan GCP di wilayah tersebut.
Kurniawan menegaskan, konsolidasi tersebut tidak hanya bertujuan mempererat hubungan antarrelawan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi organisasi dalam menghadapi berbagai dinamika politik ke depan.
"Melalui konsolidasi ini, kami ingin memperkuat soliditas relawan sekaligus memastikan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo tetap terjaga dan semakin kuat di seluruh daerah," pungkasnya.*
(oz/dh)
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Bali pada Rabu
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
JAKARTA Akademisi Rocky Gerung menyoroti gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan pencalonan Gibran Rakab
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pelestarian budaya dan cagar budaya merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya,
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi inovasi sosial yang digagas Kecamatan Medan Denai melalui program ANJELI dan K
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan dilaporkan memburuk akibat sebaran asap di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Wali Kota Medan Rico Waas me
KESEHATAN
BANDA ACEH Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh memperkuat komitmen memberikan pelayanan yang semakin humanis dan profesional kep
PERISTIWA
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita dalam keg
EKONOMI
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM meraih delapan penghargaan dalam ajang Environmental and Social Innovation Awar
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Adardam Achyar mempertanyakan pemidanaan terhadap surat yang dibuat advokat dalam menjal
POLITIK