Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai munculnya sejumlah nama kepala daerah dalam berbagai survei dan perbincangan politik menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 menjadi sinyal positif bagi perkembangan demokrasi Indonesia.
Menurut Arifki, semakin banyak figur yang memiliki peluang tampil di panggung nasional, semakin besar pula pilihan masyarakat untuk menentukan pemimpin terbaik.
Ia mengatakan demokrasi yang sehat membutuhkan kompetisi gagasan serta kehadiran lebih banyak calon pemimpin yang memiliki kapasitas dan rekam jejak.
Baca Juga:
"Demokrasi membutuhkan pilihan. Semakin banyak figur yang memiliki kapasitas untuk tampil, semakin baik bagi kualitas demokrasi kita," tutur Arifki, Minggu 9 Agustus 2026.
Arifki mengatakan pengalaman politik Indonesia menunjukkan bahwa kepala daerah memiliki peluang untuk naik ke level kepemimpinan nasional.
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, misalnya, membangun karier politik dari Wali Kota Solo hingga menjadi presiden.
Sementara itu, Anies Baswedan juga menjadi salah satu kandidat utama setelah sebelumnya memimpin DKI Jakarta.
Menurut Arifki, pola tersebut membuat sejumlah kepala daerah saat ini mulai menjadi perhatian publik menjelang Pilpres 2029.
Dua nama yang disebutnya antara lain Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
"Memimpin daerah strategis merupakan modal politik yang penting. Momentum seperti itu pernah dirasakan Anies Baswedan dan Ridwan Kamil menjelang Pilpres 2024. Namun, itu baru langkah awal. Tantangan berikutnya adalah bagaimana membangun kapasitas, rekam jejak, dan kepercayaan publik di tingkat nasional," terangnya.
Arifki mengatakan tiga tahun menjelang Pilpres 2029 merupakan periode penting bagi para kepala daerah untuk membuktikan kualitas kepemimpinannya.
Menurut dia, pembuktian tersebut seharusnya dilakukan melalui kinerja dan hasil kerja yang dirasakan masyarakat, bukan semata-mata pencitraan.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.