Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Yang dibutuhkan sekarang bukan kampanye, melainkan karya dan kemampuan memanfaatkan momentum. Kepala daerah yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan publik ketika berbicara di level nasional," sambungnya.
Ia menilai semakin banyak kepala daerah yang mampu menunjukkan prestasi, semakin banyak pula alternatif yang dapat dipertimbangkan masyarakat dalam menentukan pemimpin nasional.
Arifki menegaskan proses tersebut dapat mendorong terciptanya kompetisi politik yang sehat menjelang Pilpres 2029.
"Pada akhirnya, demokrasi tidak membutuhkan sedikit pilihan, tetapi membutuhkan banyak pilihan yang sama-sama berkualitas. Kompetisi yang sehat akan menghadirkan pemimpin terbaik bagi Indonesia, dan proses seperti itu sudah pernah kita lalui pada Pilpres sebelumnya," kata Arifki.
Menurutnya, kemunculan nama-nama kepala daerah dalam survei maupun diskusi politik saat ini masih menjadi tahap awal.
Para figur tersebut tetap perlu membuktikan kemampuan, menjaga rekam jejak, serta membangun kepercayaan masyarakat secara konsisten hingga momentum Pilpres 2029.
Dengan semakin banyaknya figur potensial, masyarakat nantinya memiliki lebih banyak pilihan untuk menilai dan menentukan calon pemimpin berdasarkan gagasan, kinerja, kapasitas, serta rekam jejak.* (vo/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.