Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Penggunaan anggaran negara untuk membiayai proyek strategis nasional, menurut Demokrat, harus dikawal dengan prinsip akuntabilitas agar tidak membuka celah kebocoran keuangan negara.
Sebelumnya, Ahmad Doli Kurnia memberikan penilaian berbeda terhadap pidato AHY.
Doli mengaku sependapat dengan substansi pernyataan AHY mengenai pentingnya menjaga demokrasi, tanggung jawab institusi negara, serta hak dan kewajiban warga negara.
Namun, ia menilai cara AHY menyampaikan pesan tersebut, termasuk gestur dan posisi politiknya, memberikan kesan berbeda.
"Namun, dilihat dari cara penyampaian, gestur, dan standing position-nya, AHY seperti memberi sinyal kuat bahwa beliau siap menjadi salah seorang contender dalam pilpres mendatang," kata Doli.
Doli juga mengingatkan bahwa AHY saat ini merupakan bagian dari pemerintahan.
Karena itu, ia menilai seluruh pihak yang berada di dalam pemerintahan turut memiliki tanggung jawab terhadap berbagai persoalan yang sedang dihadapi masyarakat.
Perbedaan tafsir antara Golkar dan Demokrat tersebut menunjukkan bahwa dinamika politik menuju Pilpres 2029 mulai menjadi perhatian, meski pesta demokrasi tersebut masih beberapa tahun lagi.
Demokrat memilih menegaskan bahwa fokus AHY saat ini adalah menjalankan tanggung jawabnya di pemerintahan dan memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan memulai langkah menuju kontestasi Pilpres 2029.* (mi/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.