BREAKING NEWS
Selasa, 08 September 2026

Disebut Mulai Pasang Kuda-kuda Pilpres 2029, Projo Tegaskan Tak Pernah Deklarasikan Poros Solo

Johan - Selasa, 08 September 2026 12:49 WIB
Disebut Mulai Pasang Kuda-kuda Pilpres 2029, Projo Tegaskan Tak Pernah Deklarasikan Poros Solo
Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (foto: Dok. Projo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Projo Fredy Alex Damanik membantah anggapan bahwa organisasinya telah membentuk atau mendeklarasikan Poros Solo sebagai kekuatan politik baru untuk menghadapi Pemilu dan Pilpres 2029.

Pernyataan Fredy tersebut merespons Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia yang menyebut Projo dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai salah satu poros politik yang mulai memasang kuda-kuda menghadapi Pilpres 2029.

"Projo tidak pernah mendeklarasikan Poros Solo maupun membangun koalisi Pilpres 2029," kata Alex, Selasa (8/9).

Baca Juga:

Fredy mengatakan Projo menghargai pandangan Doli mengenai dinamika politik menjelang Pilpres 2029.

Namun, menurut dia, sikap Projo dalam membaca perkembangan politik tidak serta-merta berarti organisasi tersebut sedang membangun poros politik baru.

Menurut Fredy, Projo hanya menjalankan fungsi organisasi dengan membaca situasi politik, mengkaji berbagai kemungkinan yang dapat terjadi, serta mempersiapkan diri menghadapi perkembangan politik ke depan.

"Membaca politik bukan berarti mendeklarasikan poros. Organisasi politik yang tidak bersiap sejak dini justru sedang tidur," katanya.

Fredy juga menegaskan Projo menghormati partai politik dan tokoh-tokoh yang mulai melakukan kalkulasi politik untuk Pilpres 2029.

Meski demikian, dia mengingatkan agar persiapan menuju kontestasi politik mendatang tidak mengganggu jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dia mengatakan kepentingan rakyat harus tetap menjadi prioritas.

Projo, kata Fredy, siap menghadapi berbagai kemungkinan politik, tetapi tetap mengutamakan kesinambungan pembangunan, demokrasi, persatuan bangsa, dan kepentingan masyarakat.

"Kami tidak sedang terburu-buru menuju 2029. Kami hanya memastikan ketika waktunya tiba, Projo sudah siap," kata Fredy.

Sebelumnya, Ahmad Doli Kurnia menduga terdapat dua poros kekuatan politik yang mulai melakukan persiapan untuk menghadapi Pilpres 2029.

Doli menyoroti pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat pada Sabtu (5/9).

Menurut Doli, pidato tersebut dapat dibaca sebagai sinyal dari poros politik Cikeas untuk menghadapi Pilpres mendatang.

Selain itu, Doli juga menyinggung pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai sinyal kesiapan poros politik Solo.

"Bila beberapa waktu lalu, Budi Arie, yang mewakili satu poros politik (Solo), sudah terang benderang menyatakan kesiapannya, sekarang kita menyaksikan satu lagi poros politik (Cikeas) ikut memberikan sinyal yang kuat," kata Doli, Selasa (8/9).

Polemik mengenai Poros Solo dan Poros Cikeas muncul ketika sejumlah partai dan organisasi politik mulai membaca peta kekuatan menuju Pemilu 2029.

Namun, Projo menegaskan bahwa aktivitas membaca dan mengantisipasi dinamika politik tersebut belum dapat diartikan sebagai deklarasi pembentukan poros atau koalisi untuk Pilpres 2029.* (cn/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gerindra Tapteng Mundur dari Sikap 5 Parpol soal Pemakzulan Bupati Masinton
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Maju Pilpres 2029
Ketua Komisi III DPR: Pemerintahan Prabowo Lebih Demokratis Dibanding Pemerintahan Sebelumnya
AHY Bicara Kekuasaan Tak Selamanya, Golkar: Sinyal Siap Maju Pilpres 2029
Diisukan Hendak Dimakzulkan, Bupati Tapteng: Maaf Buat Para Pengganggu, Sejengkal Pun Saya Gak Mundur
Video Prabowo dan Putin di Rusia Dipelintir, Sahroni Desak Polisi Beri Efek Jera: Jangan Dibiarkan!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru