Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mulai mengantongi dukungan dari sejumlah partai politik untuk kembali maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Demokrat telah menyatakan dukungan terhadap Prabowo. Namun, belum ada kesepakatan mengenai sosok calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya.
Sejumlah partai memilih menyerahkan penentuan pasangan calon kepada Prabowo. Mereka menilai pembahasan mengenai cawapres masih terlalu dini karena proses pemilihan presiden 2029 masih beberapa tahun lagi.
PAN, misalnya, menegaskan dukungan kepada Prabowo untuk kembali maju dalam Pilpres 2029. Meski demikian, partai tersebut menyerahkan sepenuhnya penentuan calon wakil presiden kepada Prabowo.
Baca Juga:
Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan sikap partainya mengenai dukungan kepada Prabowo sudah jelas. Namun, ia belum memastikan apakah PAN akan kembali mendukung Gibran Rakabuming Raka sebagai pendamping Prabowo.
"Sikap PAN soal Pilpres 2029 sudah jelas, tidak tergoyahkan. Soal calon pasangan wakil presiden, kita serahkan kepada calon presiden PAN," ujar Viva Yoga, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Viva, pengalaman dalam sejumlah pemilihan presiden sebelumnya menunjukkan pasangan capres dan cawapres kerap ditentukan menjelang pendaftaran.
"Dari pengalaman empiris pilpres, penentuan pasangan calon seringkali diputuskan saat last minute, menjelang pelaksanaan pilpres," sambungnya.
Partai Golkar juga menyatakan dukungan kepada Prabowo untuk Pilpres 2029. Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan partainya telah menentukan posisi politik untuk mengusung Prabowo sebagai capres.
"Ya sejak akhir 2024, standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya," kata Doli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Meski telah menentukan capres yang akan didukung, Golkar belum menetapkan nama cawapres. Doli mengatakan penentuan pasangan biasanya dilakukan mendekati pendaftaran calon presiden dan wakil presiden melalui pembicaraan antarpihak pengusung.
Ia menilai keputusan mengenai cawapres pada akhirnya akan diumumkan oleh capres yang bersangkutan setelah melalui komunikasi dengan partai-partai pendukung. Karena itu, Golkar saat ini belum membicarakan nama yang akan diusulkan untuk mendampingi Prabowo.
Sementara itu, Partai Gerindra telah lebih dahulu menyatakan dukungan kepada Prabowo untuk kembali maju sebagai capres pada 2029. Dukungan tersebut disampaikan dalam peringatan HUT ke-17 Gerindra pada Februari 2025.
Saat itu, Gerindra menyatakan keinginan kader agar Prabowo kembali memimpin Indonesia untuk periode kedua. Dukungan tersebut menjadi bagian dari sikap politik partai yang dipimpin Prabowo.
Partai Demokrat juga menyatakan belum melihat nama lain selain Prabowo untuk diusung sebagai capres pada Pilpres 2029. Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan partainya belum membahas secara resmi pasangan capres dan cawapres untuk pemilihan mendatang.
"Tentu kalau bicara mengenai capres pada tahun 2029, ada waktunya nanti. Saat ini, kami belum pernah membahasnya, dan belum mendengar ada nama selain Bapak Presiden Prabowo untuk kontestasi 2029," kata Herzaky dalam keterangannya, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Herzaky, pembahasan mengenai cawapres akan melibatkan calon presiden dan partai-partai yang nantinya mengusungnya. Demokrat menilai belum saatnya menentukan nama pendamping Prabowo saat ini.
Dukungan serupa juga disampaikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Ia memastikan partainya berkomitmen untuk kembali bersama Prabowo pada Pemilu 2029.
"Pasti lah. Itu sudah menjadi komitmen," ujar Cak Imin saat diwawancarai di sela-sela peringatan Hari Lahir ke-28 PKB di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Cak Imin menilai seorang presiden umumnya membutuhkan dua periode untuk menjalankan agenda pembangunan secara lebih menyeluruh. Karena itu, PKB menyatakan dukungan kepada Prabowo untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode berikutnya.
"Kalau presiden itu biasanya butuh waktu dua periode untuk memimpin," katanya.
Meski dukungan terhadap Prabowo mulai disampaikan sejumlah partai, belum ada keputusan bersama mengenai siapa yang akan menjadi cawapres pada Pilpres 2029. PAN, Golkar, Gerindra, Demokrat, dan PKB masih menyerahkan pembahasan pasangan calon kepada perkembangan politik dan komunikasi di antara pihak-pihak terkait.
Dengan demikian, dukungan kepada Prabowo sebagai capres 2029 belum otomatis berarti kelima partai telah sepakat mengusung pasangan yang sama. Sosok pendamping Prabowo masih menjadi bagian dari dinamika politik yang akan berkembang menjelang tahapan resmi Pemilu 2029.* (k/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.