BREAKING NEWS
Senin, 19 Oktober 2026

Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Ray Rangkuti Nilai Jokowi Mulai Panik

Nurul - Sabtu, 17 Oktober 2026 22:09 WIB
Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Ray Rangkuti Nilai Jokowi Mulai Panik
Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi dan Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Kalau dulu, biasanya ada pelaporan-pelaporan ke kepolisian. Itu sebuah pola yang terlihat sejak Pak Jokowi berkuasa," ucapnya.

Penilaian mengenai kepanikan dan pola politik tersebut merupakan pandangan Ray Rangkuti.

Pernyataan itu tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa Jokowi benar-benar mengalami kepanikan atau bahwa dugaan operasi politik yang disebutnya telah terbukti.

Sebelumnya, Jokowi menanggapi kembali isu ijazah yang menyeret namanya dan Gibran.

Ia mengaku santai menghadapi polemik tersebut, tetapi menduga ada operasi politik yang bertujuan menurunkan reputasi dirinya dan putra sulungnya.

Jokowi juga menilai isu ijazah tersebut berpotensi mengalihkan perhatian publik dari persoalan lain.

Ia menduga polemik itu berkaitan dengan upaya politik yang menyasar reputasi keduanya.

Pernyataan tersebut kemudian menuai tanggapan dari sejumlah pihak, termasuk politikus PDIP dan pengamat politik.

Sebagian mempertanyakan siapa pihak yang dimaksud Jokowi, sementara pihak lain mengaitkan pernyataan itu dengan proses pencalonan Gibran dan dorongan agar DPR menggunakan hak angket.

Hingga kini, pernyataan mengenai dugaan operasi politik tersebut perlu ditempatkan sebagai klaim yang disampaikan masing-masing pihak.

Adapun dorongan hak angket merupakan wacana politik yang proses dan tindak lanjutnya bergantung pada mekanisme di DPR.* (sn/ad)

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PDIP Tantang Balik Jokowi soal Ijazah Gibran: Operasi Politik Hanya Bisa Dilakukan Penguasa, Siapa yang Dituduh?
Rullyandi Sebut Putusan MK Tak Bisa Jadi Dasar Pemakzulan Gibran, Ini Alasannya
Survei SMRC: Elektabilitas Dedi Mulyadi dan Anies Baswedan Ungguli Prabowo, Peta Pilpres 2029 Berubah?
Bupati Klaten Jadi Tersangka KPK, PDIP Siapkan Pemecatan Tidak Hormat
Denny Indrayana Balas Jokowi: Tanpa Di-Downgrade, Gibran Memang Belum Layak Jadi Wapres Bahkan Wali Kota
Jokowi Sebut Isu Ijazah Gibran Operasi Politik, Denny Indrayana Beri Jawaban Menohok: Justru Cawe-cawenya di Pilpres 2024
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru