Iskandar Muda Hasibuan: Pilpres 2029 Bukan Sekadar Elektabilitas, tetapi Ujian Kepercayaan Publik
BANDA ACEH Pemilihan Presiden 2029 dinilai tidak cukup dibaca melalui angka elektabilitas dan perubahan dukungan terhadap para tokoh pol
POLITIK
JAKARTA — Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, mengaku tidak terkejut dengan pernyataan mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menduga adanya operasi politik di balik isu ijazah dirinya dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ray menilai, pernyataan Jokowi mengenai dugaan operasi politik bukan hal baru.
Ia juga mempertanyakan kejelasan mengenai pihak yang disebut Jokowi sebagai aktor atau penunggang gelap di balik polemik tersebut.Baca Juga:
"Kenapa saya nggak terkejut dan tidak heran? Karena ini sudah biasa dilakukan oleh Pak Jokowi. Dan sampai sejauh ini kita belum pernah mendapatkan kejelasan siapa aktor dan siapa penunggang gelap yang dimaksud oleh Pak Jokowi sejak 3 tahun yang lalu sudah sering diungkapkan Pak Jokowi kondisi seperti ini," katanya, Sabtu (17/10/2026).
Menurut Ray, istilah operasi politik dan penunggang gelap yang disampaikan Jokowi seharusnya disertai penjelasan mengenai siapa pihak yang dimaksud.
Tanpa penjelasan tersebut, publik dinilai belum mendapatkan kejelasan mengenai dasar tudingan itu.
Ray juga menilai pernyataan Jokowi tersebut menunjukkan adanya kepanikan di lingkungan mantan presiden itu, terutama di tengah menguatnya dorongan penggunaan hak angket untuk membentuk panitia khusus (pansus) terkait persoalan ijazah Gibran.
Ia mengatakan, dorongan agar DPR menggunakan hak angket disebut terus berkembang.
Dalam pandangannya, pernyataan Jokowi mengenai operasi politik muncul ketika polemik ijazah kembali menjadi perhatian publik.
"Ini saya kira menunjukkan bahwa ada kepanikan di lingkungan Pak Jokowi terkait dengan perkembangan ijazah ini, khususnya dorongan supaya dilakukan hak angket yang hari demi hari makin membesar, dan seperti biasa kala Pak Jokowi kehabisan argumen, nah beliau akan sampaikan pernyataan seperti ini," ucap Ray.
Ray kemudian mengaitkan pernyataan tersebut dengan pola respons Jokowi ketika menghadapi kritik dan persoalan politik.
Ia menyinggung pelaporan ke kepolisian yang menurutnya pernah menjadi bagian dari pola tersebut saat Jokowi berkuasa.
"Kalau dulu, biasanya ada pelaporan-pelaporan ke kepolisian. Itu sebuah pola yang terlihat sejak Pak Jokowi berkuasa," ucapnya.
Penilaian mengenai kepanikan dan pola politik tersebut merupakan pandangan Ray Rangkuti.
Pernyataan itu tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa Jokowi benar-benar mengalami kepanikan atau bahwa dugaan operasi politik yang disebutnya telah terbukti.
Sebelumnya, Jokowi menanggapi kembali isu ijazah yang menyeret namanya dan Gibran.
Ia mengaku santai menghadapi polemik tersebut, tetapi menduga ada operasi politik yang bertujuan menurunkan reputasi dirinya dan putra sulungnya.
Jokowi juga menilai isu ijazah tersebut berpotensi mengalihkan perhatian publik dari persoalan lain.
Ia menduga polemik itu berkaitan dengan upaya politik yang menyasar reputasi keduanya.
Pernyataan tersebut kemudian menuai tanggapan dari sejumlah pihak, termasuk politikus PDIP dan pengamat politik.
Sebagian mempertanyakan siapa pihak yang dimaksud Jokowi, sementara pihak lain mengaitkan pernyataan itu dengan proses pencalonan Gibran dan dorongan agar DPR menggunakan hak angket.
Hingga kini, pernyataan mengenai dugaan operasi politik tersebut perlu ditempatkan sebagai klaim yang disampaikan masing-masing pihak.
Adapun dorongan hak angket merupakan wacana politik yang proses dan tindak lanjutnya bergantung pada mekanisme di DPR.* (sn/ad)
BANDA ACEH Pemilihan Presiden 2029 dinilai tidak cukup dibaca melalui angka elektabilitas dan perubahan dukungan terhadap para tokoh pol
POLITIK
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta seluruh kepala daerah kabupaten dan kota mempercepat pendataan calon penerima bantu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Eks Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) periode 2025/2026 sekaligus mantan Ketua BEM Universi
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat kerukunan antarum
NASIONAL
MEDAN Persaingan mendapatkan pekerjaan di Kota Medan masih menjadi tantangan bagi para pencari kerja pada 2026. Dalam satu kegiatan rekr
NASIONAL
MEDAN Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kota Medan. Volume sampah yang dihasilkan setiap hari diperkirakan
NASIONAL
MEDAN Penanganan kriminalitas di Sumatera Utara sepanjang 2026 mencakup berbagai jenis tindak pidana, mulai dari peredaran narkotika hin
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menempuh upaya hukum kasasi setelah dua kali kalah dalam perkara gugatan pegawai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presenter Ruben Onsu menceritakan kisah di balik keputusannya mengadopsi seorang bayi lakilaki yang kini diberi nama Thayaka Pu
ENTERTAINMENT
JAKARTA Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menilai kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto selama dua tahu
POLITIK