BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Ilmuwan Ciptakan Lensa Kontak Super: Bisa Lihat dalam Gelap dan Saat Mata Tertutup

Justin Nova - Senin, 26 Mei 2025 11:06 WIB
Ilmuwan Ciptakan Lensa Kontak Super: Bisa Lihat dalam Gelap dan Saat Mata Tertutup
Ilustrasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TIONGKOK -Sekelompok ilmuwan sukses menciptakan lensa kontak canggih yang memungkinkan penggunanya memiliki penglihatan super, termasuk melihat dalam kegelapan dan bahkan saat mata tertutup.

Terobosan revolusioner ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bergengsi Cell Press.

Lensa kontak ini bekerja menggunakan nanopartikel khusus yang mampu menyerap cahaya frekuensi rendah, seperti inframerah, lalu memancarkannya dalam bentuk cahaya tampak.

Baca Juga:

Artinya, pengguna bisa melihat panjang gelombang inframerah, sesuatu yang sebelumnya tak bisa dilakukan mata manusia biasa.

Berbeda dengan kacamata night-vision tradisional yang memerlukan sumber daya eksternal, lensa kontak ini tidak memerlukan daya tambahan. Cukup dipakai seperti lensa biasa, pengguna bisa langsung melihat di kegelapan.

"Penelitian kami membuka potensi perangkat yang dapat dikenakan dan tidak invasif untuk memberikan penglihatan super kepada orang-orang," kata Tian Xue, ahli saraf dari University of Science and Technology of China, yang terlibat dalam studi tersebut.

Lensa ini dikembangkan dengan cara menanamkan nanopartikel ke dalam polimer fleksibel yang biasa digunakan dalam lensa kontak lunak. Material tersebut terdiri dari natrium gadolinium fluorida, ytterbium, erbium, dan emas, yang bekerja menyerap cahaya inframerah (800–1.600 nm) lalu mengubahnya menjadi cahaya tampak (380–750 nm).

Pada tahap awal, lensa diuji pada tikus, yang menunjukkan reaksi terhadap cahaya inframerah. Tikus dengan lensa lebih memilih area gelap dibanding area dengan cahaya inframerah. Selain itu, pupil mereka menyempit dan pusat visual otak mereka aktif—menandakan penglihatan inframerah berfungsi.

Uji coba lanjutan dilakukan pada manusia. Hasilnya, pengguna bisa melihat cahaya inframerah yang berkedip dan bahkan mengenali arah datangnya cahaya. Uniknya, saat mata ditutup, kemampuan melihat cahaya inframerah justru meningkat.

"Cahaya inframerah lebih mudah menembus kelopak mata dibanding cahaya tampak, sehingga justru saat mata tertutup, gangguannya berkurang," jelas Tian Xue.

Teknologi ini memiliki berbagai potensi aplikasi, mulai dari bidang militer, penyelamatan, pengawasan keamanan, hingga sistem komunikasi tersembunyi berbasis kedipan cahaya inframerah. Selain itu, bisa dimanfaatkan untuk enkripsi informasi dan deteksi pemalsuan.

Dengan hadirnya lensa kontak ini, penglihatan malam tanpa alat besar dan berat kini bukan lagi mimpi. Masa depan penglihatan super kini semakin dekat.*

(kp/j006)

Editor
: Justin Nova
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Realme Pamerkan Ponsel dengan Baterai 15.000 mAh, Diklaim Pertama di Dunia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru