Prabowo Disebut Tunjuk Pengusaha Haji Isam Tangani Karhutla, Mensesneg Bantah: Tidak Benar
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Is
NASIONAL
bitvonline.com-Kata-kata memiliki kekuatan luar biasa, terlebih saat diucapkan kepada anak-anak. Menurut pakar parenting Amy Morin, pilihan kata orang tua—bahkan yang terdengar sepele—dapat membentuk mentalitas dan pola pikir anak hingga dewasa.
Dalam bukunya "13 Things Mentally Strong Parents Don't Do", Morin mengingatkan bahwa ucapan negatif yang menyiratkan ketidakmampuan atau mental miskin bisa berdampak jangka panjang terhadap psikologis anak.
Salah satu contoh kalimat yang sebaiknya dihindari oleh orang tua adalah:
"Ayah-Bunda tidak punya uang, kita enggak mampu beli itu."
Kalimat tersebut, meskipun mungkin benar secara kondisi keuangan saat ini, justru menanamkan keyakinan negatif pada anak bahwa mereka hidup dalam keterbatasan dan tak bisa berbuat banyak untuk mengubahnya.
Ubah Kalimat, Ubah Mentalitas
Morin menyarankan agar orang tua mengganti narasi tersebut dengan kalimat yang membangun dan realistis, seperti:
"Ayah dan Bunda ingin beli itu untuk kita, tapi sekarang belum bisa. Kita perlu menabung dan kerja keras dulu supaya bisa mencapainya."
Dengan pendekatan ini, anak diajarkan konsep mengelola keuangan, menunda kepuasan, dan membentuk mentalitas bertumbuh yang kelak berguna dalam kehidupan dewasa mereka.
Dampak Langsung terhadap Kesuksesan Anak
Menggunakan kalimat positif yang menekankan usaha, perencanaan, dan harapan, secara tidak langsung menanamkan nilai-nilai penting seperti disiplin finansial, kerja keras, dan optimisme. Anak-anak pun akan lebih siap menghadapi tantangan dan lebih percaya diri dalam mengejar impian mereka.
Sebaliknya, kalimat bernada pesimistis dan penuh batasan bisa menumbuhkan mentalitas korban, di mana anak merasa tidak memiliki kontrol atas masa depannya.
"Kalimat sederhana bisa menjadi pondasi yang membentuk karakter anak. Orang tua perlu sadar bahwa komunikasi bukan hanya soal menyampaikan, tapi juga soal membentuk masa depan," jelas Morin dalam bukunya.
Tips Komunikasi Sehat dengan Anak:
Fokus pada solusi, bukan keterbatasan
Gunakan bahasa yang realistis namun positif
Libatkan anak dalam proses perencanaan atau pengambilan keputusan kecil
Tunjukkan bahwa kerja keras dan perencanaan bisa mengubah keadaan
Dengan menyadari dampak kata-kata, orang tua dapat menjadi agen perubahan pertama yang membentuk mental kuat dan optimis pada anak-anak mereka.*
(cb/j006)
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Is
NASIONAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah melarang pembukaan lahan dengan cara dibak
NASIONAL
BANDA ACEH Presiden Prabowo Subianto dikabarkan memberhentikan M. Nasir dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Aceh. Pemberhent
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) Siti Ma&039rifah meminta Universitas Pertahan
PENDIDIKAN
JAKARTA Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai PDI Perjuangan (PDIP) berpeluang membangun poros alternatif jika Prabowo
POLITIK
JAKARTA Pengaduan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang selama enam bulan tak kunjung selesai akhirnya tuntas dalam waktu sekitar dua
NASIONAL
MOJOKERTO Kebakaran melanda bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timu
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Relawan kemanusiaan sekaligus Founder Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali, meninggal dunia saat menjalankan misi kemanu
ENTERTAINMENT
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai praktik korupsi di sektor pendidikan bukan sekadar pelanggaran hukum. Lembaga antiras
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat 1,93 persen sepanjang perdagangan sepekan. IHSG ditutup pada level 6.525,690, naik
EKONOMI