Penulis dan seniman asal Amerika Serikat, Lee Escobedo, menyampaikan pandangannya, "Otak skibidi merangkum generasi yang fasih dalam ironi tetapi haus akan makna. Media hiper-kaotik semacam ini berfungsi sebagai hiburan sekaligus pandangan dunia yang ambien bagi para pemuda yang dibesarkan secara daring."
McIntosh menjelaskan bahwa pihaknya tidak serta-merta menambahkan semua istilah viral.
"Kami hanya memasukkan kata-kata yang diyakini akan bertahan dan memiliki pengaruh jangka panjang dalam penggunaan sehari-hari," tambahnya.
Penambahan istilah-istilah ini memperlihatkan bagaimana media sosial tidak hanya membentuk budaya populer, tetapi juga turut membentuk lanskap linguistik masa kini.*