Pada awal perdagangan, tercatat 310 saham menguat, 133 saham melemah, dan 254 saham stagnan. Kapitalisasi pasar juga meningkat menjadi Rp13.697 triliun.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar ikut menopang penguatan indeks.
Saham BBCA naik 0,78 persen ke level Rp6.475 per saham. Saham TLKM menguat 1,94 persen ke Rp3.160 per saham.
Dari sektor energi, saham BUMI milik Grup Bakrie naik 0,81 persen ke Rp250 per saham.
Sementara itu, saham ESSA menguat 2,60 persen ke Rp790 per saham, dan PTRO naik 1,21 persen ke Rp6.275 per saham.
Equity Analyst Indo Premier Sekuritas, Imam Gunadi, menyebut IHSG masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bergerak sideways disertai volatilitas.
Hal ini dipengaruhi dominasi sentimen geopolitik global serta belum stabilnya aliran dana asing.
Ia menilai level 7.773 menjadi resistance terdekat yang krusial. Jika tembus, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan. Namun selama tertahan, risiko koreksi tetap perlu diwaspadai.
"Secara keseluruhan, IHSG kemungkinan masih bergerak dalam range tersebut dan sangat reaktif terhadap sentimen eksternal," kata Imam.