Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
JAKARTA – Google membantah laporan yang menyebut 2,5 miliar pengguna Gmail terkena dampak masalah keamanan siber berskala besar.
Perusahaan menegaskan sistem keamanan Gmail tetap kuat dan tidak ada peringatan massal yang dikirim ke seluruh pengguna.
Dalam pernyataan resmi di blog perusahaan, Selasa (2/9/2025), Google menyebut informasi yang beredar sebelumnya tidak benar.
"Beberapa klaim yang tidak akurat menyebut kami mengeluarkan peringatan luas untuk semua pengguna Gmail terkait masalah keamanan besar. Ini sepenuhnya salah," tulis pihak Google.
Sebelumnya, sejumlah laporan mengklaim Google telah mengirimkan pemberitahuan kepada miliaran pengguna Gmail terkait meningkatnya serangan phishing dan potensi peretasan.
Namun, banyak pengguna mengaku tidak pernah menerima peringatan tersebut, sehingga menimbulkan keraguan atas kebenaran informasi itu.
Media teknologi Mashable juga melaporkan klarifikasi Google terkait insiden yang terjadi pada Juni 2025.
Menurut perusahaan, peretasan hanya melibatkan server internal Salesforce dan terbatas pada akses informasi bisnis publik, seperti nama dan kontak perusahaan.
Jumlah pihak yang terdampak juga jauh lebih kecil dibanding klaim 2,5 miliar akun Gmail.
Google menegaskan pihak yang benar-benar terkena dampak insiden tersebut sudah diberitahu secara langsung pada awal Agustus 2025.
Meski begitu, Google tidak menutup mata terhadap peningkatan ancaman siber.
Pada Juli 2025 lalu, perusahaan memang merilis blog tentang tren serangan phishing yang meningkat serta fitur keamanan baru di Gmail.
Namun, postingan itu tidak merujuk pada kebocoran data berskala besar.
Dengan klarifikasi ini, Google memastikan pengguna Gmail tidak menghadapi ancaman keamanan lebih serius daripada biasanya, meskipun tetap diminta waspada terhadap serangan phishing yang semakin marak.*
(bs/a008)
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL