Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
JAKARTA - Setelah sempat dipamerkan dalam bentuk konsep di awal tahun ini, Realme akhirnya mengonfirmasi bahwa ponsel pintar dengan baterai jumbo 10.000 mAh akan benar-benar hadir di pasar secara komersial.
Konfirmasi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Pemasaran Global Realme, Xu Chase, dalam sesi tanya jawab di forum daring yang dikutip Gizmochina.
Ponsel pintar dengan baterai besar ini dijadwalkan dirilis paling cepat pada awal 2026, meski belum diungkapkan secara resmi nama dan spesifikasi final perangkat tersebut.
Meskipun dibekali baterai sebesar 10.000 mAh, Realme menjanjikan bahwa desain perangkat tetap ramping. Menurut Xu Chase, ponsel tersebut akan memiliki ketebalan kurang dari 8,5 mm dan berat sekitar 210 gram—membuatnya jauh lebih ringan dan tipis dari ekspektasi umum terhadap perangkat berdaya ekstra besar.
Dalam 828 Fan Festival yang digelar di Tiongkok, Realme juga memperkenalkan prototipe ponsel dengan baterai 15.000 mAh. Perangkat konsep tersebut menggunakan anoda silikon 100% dengan kepadatan energi mencapai 1.200 Wh/L dalam bodi di bawah 9 mm.
Meski belum dirilis secara komersial, inovasi ini mempertegas komitmen Realme dalam mengembangkan teknologi baterai yang semakin canggih namun tetap mempertahankan estetika desain modern.
Dalam peta jalan produk terbaru, Realme dirumorkan akan meluncurkan Realme GT 8 pada Oktober 2025 di pasar Tiongkok. Namun, banyak pengamat memprediksi bahwa ponsel 10.000 mAh ini lebih cocok masuk ke lini Realme Neo 8, mengingat fokusnya pada daya tahan baterai.
Realme Neo 8 sendiri dikabarkan akan mengusung layar OLED LTPS beresolusi 1.5K, sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar, dan baterai 8000 mAh. Chipset yang akan digunakan kemungkinan adalah Dimensity 9500e atau Snapdragon 8 Gen 5.
Dengan demikian, besar kemungkinan versi 10.000 mAh akan diberi nama Realme Neo 8 Pro atau menjadi sub-varian tersendiri dari lini Neo.
Kehadiran ponsel dengan baterai 10.000 mAh ini dinilai sangat strategis, mengingat meningkatnya kebutuhan pengguna terhadap performa daya tahan tinggi, terutama untuk mobile gaming, konten kreator, dan pengguna aktif media sosial.
Langkah ini juga menjadi pesan kuat bahwa Realme tidak hanya bermain di harga dan performa, tetapi kini serius dalam inovasi teknologi baterai masa depan.*
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK