BREAKING NEWS
Rabu, 24 Juni 2026

Luncurkan Program Sertifikasi AI, OpenAI Gandeng Walmart Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan

- Jumat, 05 September 2025 18:44 WIB
Luncurkan Program Sertifikasi AI, OpenAI Gandeng Walmart Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan
Pertemuan satgas Gedung Putih terkait AI dan pendidikan yang digelar Kamis (4/9/2025). (foto: tangkapan layar yt liveNOW from FOX)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Namun, untuk perusahaan lain, sertifikasi ini kemungkinan akan dikenakan biaya.

John Furner, CEO bisnis Walmart di AS, mengungkapkan, "Masa depan ritel akan ditentukan oleh perpaduan manusia dan teknologi. Saat ini, karyawan kami sudah menggunakan AI untuk merencanakan shift dan mengelola inventaris, dengan berbagai alat baru yang mulai diterapkan untuk pelanggan dan pemasok. Tujuannya adalah membebaskan waktu karyawan agar bisa fokus pada tugas bernilai tambah, seperti berinteraksi langsung dengan pelanggan."

Meski AI membawa peluang, kekhawatiran terkait penggantian tenaga kerja juga meningkat.

Studi terbaru dari Universitas Stanford menunjukkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, pekerjaan bagi pendatang baru di bidang-bidang yang rentan terhadap AI, seperti akuntansi, pengembangan perangkat lunak, dan asisten administrasi, menurun sebesar 13%.

Menanggapi hal ini, Simo menyatakan, "Kami tidak berpura-pura mengetahui bagaimana AI akan berkembang. Yang kami lakukan adalah memberikan solusi bagi semua pekerja agar dapat beradaptasi dengan dunia baru ini."

Ia mengingatkan bahwa di masa lalu, software seperti Excel sempat dipandang sebagai ancaman bagi akuntan, namun kini justru menjadi alat bantu utama mereka.

Furner juga menyoroti perkembangan peran baru di Walmart seperti pengambilan dan pengiriman barang secara online yang belum ada satu dekade lalu, namun kini menjadi bagian penting dari tenaga kerja mereka.

"Sementara beberapa pekerjaan memang akan sangat terganggu, kami berkomitmen menyediakan berbagai cara agar pekerja dapat mempelajari keterampilan baru yang relevan dengan perubahan zaman," tutup Simo.*

(bb/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru