BREAKING NEWS
Kamis, 02 April 2026

Waspada! Penyalahgunaan Foto Pribadi oleh AI Makin Marak, Ini Risikonya!

- Minggu, 21 September 2025 09:03 WIB
Waspada! Penyalahgunaan Foto Pribadi oleh AI Makin Marak, Ini Risikonya!
Ilustrasi. (foto: Gemini AI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Polisi menduga Porcha sebagai pelaku pembajakan mobil, berdasarkan data wajah yang ternyata keliru. Kasus ini dibatalkan sebulan kemudian karena kurangnya bukti.

"Inilah bahaya nyata AI jika tidak diuji secara ketat dan tidak diatur dengan jelas. Teknologi pengenalan wajah masih bisa bias dan menyesatkan," tulis Innocence Project, organisasi di AS yang menangani kasus Porcha.

Fachry menegaskan, penggunaan AI harus selalu mempertimbangkan aspek legal dan persetujuan.

Mengunggah foto orang lain tanpa izin bisa dianggap pelanggaran terhadap perlindungan data pribadi.

"Kalau tidak ada persetujuan, maka bisa masuk pelanggaran. Bahkan untuk foto vulgar atau pornografi, sudah ada payung hukum seperti UU ITE dan UU Pornografi yang bisa menjerat pelaku," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa platform penyedia AI tunduk pada berbagai peraturan, termasuk ketentuan Penyelenggaraan Sistem Elektronik, yang menekankan pentingnya perlindungan data pengguna.

Teknologi AI menawarkan kemudahan dan kreativitas tanpa batas. Namun, penggunaannya tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab moral dan hukum.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat memanfaatkan AI, terutama dalam menggunakan foto pribadi yang menyangkut privasi orang lain.
Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tren Foto AI Masa Kecil dan Dewasa Viral di Media Sosial, Begini Cara Membuatnya!
Polda Sumut Bongkar Sindikat Penjualan Bayi di Medan, 8 Tersangka Diamankan
7 Prompt ChatGPT untuk Hasilkan Foto Hitam Putih yang Dramatis dan Viral
Presiden Prabowo Bagikan 330.000 Smart TV di Sekolah untuk Dukung Digitalisasi Pendidikan Nasional
Gus Irawan Disebut KPK, OMI ICC Siap Kawal Dugaan Penyalahgunaan Dana CSR ke Kantor Staf Presiden
Menteri PU: AI Hanya Alat, yang Terpenting Tetap Manusia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru