Bos BEI Bongkar Penyebab IHSG Longsor: Dipicu Tekanan Bursa Asia dan Sentimen Global
JAKARTA Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap penyebab Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan pada perdagangan Sen
EKONOMI
PAPUA – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, mengungkapkan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah Papua.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerjanya ke Kejaksaan Tinggi Papua, Selasa (31/3/2026).
Dalam sambutannya, Burhanuddin menyoroti potensi besar yang dimiliki Papua, terutama kekayaan alamnya yang meliputi sumber daya mineral dan hasil laut.Baca Juga:
Ia menekankan bahwa kekayaan alam ini harus dikelola dengan cara yang legal dan dilindungi oleh penegakan hukum yang tegas agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat adat Papua dan turut berkontribusi pada kemakmuran nasional.
"Penegakan hukum yang kuat menjadi kunci untuk memastikan bahwa kekayaan alam Papua tidak hanya dinikmati oleh segelintir pihak, tetapi benar-benar dapat mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat adat dan kemakmuran Indonesia," tegas Burhanuddin.
Jaksa Agung juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Kejaksaan di Papua, yang telah menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Ia menambahkan bahwa Kejaksaan harus tetap menjalankan tugas dengan penuh integritas dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, yang mencakup agenda prioritas nasional seperti reformasi hukum, pemberantasan korupsi, dan penanganan narkotika.
Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin menginstruksikan seluruh jajaran kejaksaan untuk menginternalisasi Rencana Strategis Kejaksaan 2025-2029, yang diharapkan dapat mengarah pada penegakan hukum yang lebih humanis, modern, dan berkeadilan.
Di bidang internal, Jaksa Agung menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui kinerja yang nyata dan transparan.
Ia menyoroti penerapan sistem meritokrasi yang diharapkan dapat menutup celah bagi praktik penyalahgunaan jabatan dalam tubuh Kejaksaan.
Selain itu, Kejaksaan diminta untuk memperkuat peran intelijen dengan melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan hukum di wilayah Papua.
Burhanuddin juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap 38 Proyek Strategis Nasional yang sedang berjalan di Papua, dengan total nilai sekitar Rp3,7 triliun, untuk memastikan kelancaran dan transparansi penggunaan dana tersebut.
JAKARTA Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap penyebab Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan pada perdagangan Sen
EKONOMI
BANDA ACEH Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (MPW ICMI) Aceh mengapresiasi langkah Gubernur Aceh Muzakkir Manaf
PEMERINTAHAN
DELISERDANG Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menggelar Apel Kendaraan Dinas Operasional Tahun 2026 sebagai tindak lanjut instr
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) melaporkan tiga hakim Pengadilan Militer II08 Jakarta ke Mahkamah Agung (MA) terkait dugaan p
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) aka
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Amien Sunaryadi, mengkritik wacana penghitungan kerugian negara dalam per
NASIONAL
JAKARTA Pengusaha Heri Setiyono alias Heri Black memilih irit bicara usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) te
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkap mayoritas kasus pelanggaran terhadap anak sepanjang Januari hingga April 20
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi menuntut tiga terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur k
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto masih mempertahankan Listyo Sigit Prabow
POLITIK