BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Ilmuwan Temukan “Timer Kematian” dalam Sel Manusia, Begini Mekanismenya – Tim peneliti dari Weill Cornell

Adelia Syafitri - Minggu, 23 November 2025 15:14 WIB
Ilmuwan Temukan “Timer Kematian” dalam Sel Manusia, Begini Mekanismenya  – Tim peneliti dari Weill Cornell
ilustrasi (Foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

J. Ignacio Gutierrez, salah satu peneliti dalam studi itu, menyebut ambang pembesaran nukleolus ini sebagai "mortality timer", sebuah penanda biologis bahwa sel telah memasuki fase hitungan mundur.

Untuk menguji hubungan ukuran nukleolus dan umur sel, tim peneliti menggunakan sel ragi yang memiliki jumlah pembelahan terbatas.

Ketika nukleolus direkayasa agar tetap kecil, sel ragi dapat melakukan lebih banyak pembelahan dibanding sel biasa.

Menariknya, umur panjang tersebut tidak terkait dengan penurunan produksi ribosom ataupun penghambatan pertumbuhan sel secara umum.

Nukleolus kecil justru berperan langsung dalam menjaga stabilitas rDNA.

"Ketika kami menemukan bahwa perubahan ukuran nukleolus tidak linear, kami tahu ada mekanisme penting yang belum terjelaskan," kata Gutierrez.

Tahap selanjutnya dari penelitian ini akan menguji apakah pola yang sama muncul pada sel punca manusia.

Jika terbukti serupa, mengendalikan ukuran nukleolus dapat membuka pendekatan baru untuk memperlambat penuaan sel atau mempertahankan fungsinya lebih lama.

Temuan ini memperkaya pemahaman ilmiah mengenai akar biologis penuaan, sekaligus membuka kemungkinan strategi anti-penuaan berbasis stabilitas genom.*

(k/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru