BREAKING NEWS
Selasa, 17 Maret 2026

Samsung Siapkan Bixby Baru Berbasis Perplexity AI untuk Galaxy S26, Tantang Dominasi Gemini

Raman Krisna - Rabu, 26 November 2025 07:32 WIB
Samsung Siapkan Bixby Baru Berbasis Perplexity AI untuk Galaxy S26, Tantang Dominasi Gemini
Perplexity AI. (Foto: Dok. Samsung)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA- Samsung dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar untuk menghidupkan kembali asisten digital Bixby menjelang peluncuran seri Galaxy S26 pada 2026.

Setelah bertahun-tahun dianggap meredup, Bixby disebut bakal hadir dengan kemampuan baru berkat integrasi teknologi dari Perplexity AI.

Langkah ini dipandang sebagai strategi Samsung untuk mengurangi ketergantungan pada layanan Google, terutama Gemini, yang selama ini menjadi andalan perusahaan.

Informasi tersebut berasal dari laporan internal yang menyebut Samsung sedang merombak total kemampuan Bixby.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan justru lebih menonjolkan Google Gemini sebagai fitur unggulan perangkat Galaxy dan memosisikannya sebagai nilai jual utama.

Bila rencana terbaru ini terealisasi, arah kebijakan tersebut bisa berubah signifikan.

Integrasi Perplexity AI disebut akan membagi peran kecerdasan buatan di perangkat Samsung.

Bixby akan menangani perintah dasar yang diproses secara lokal—mulai dari membuat pengingat, mengatur alarm, hingga mengontrol perangkat rumah.

Sementara itu, model bahasa besar (LLM) Perplexity mengambil alih tugas berat seperti pencarian informasi mendalam, rangkuman cerdas, dan respons analitis tingkat lanjut.

Pendekatan ini mirip dengan strategi Apple melalui Apple Intelligence yang menggandeng ChatGPT untuk tugas generatif tertentu.

Dengan konfigurasi multi-mitra seperti ini, Samsung diperkirakan dapat meningkatkan kemampuan AI secara signifikan tanpa menyerahkan penuh ekosistemnya kepada Google.

Tanda-tanda kolaborasi Samsung dan Perplexity sudah muncul sejak awal tahun. Samsung pernah memberikan akses gratis layanan Perplexity Pro selama satu tahun kepada pengguna Galaxy di Amerika Serikat—suatu langkah yang belakangan dianggap sebagai upaya memperkenalkan ekosistem AI alternatif kepada pengguna.

Perusahaan juga menghadirkan Bixby versi baru pada lini TV pintar melalui fitur Vision AI yang diklaim memanfaatkan kombinasi model dari Perplexity dan Microsoft.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya Samsung untuk memperoleh otonomi lebih besar dalam pengembangan AI.

Selama ini, perusahaan sangat mengandalkan layanan Google, terutama Gemini yang diintegrasikan secara mendalam di perangkat flagship.

Kendati demikian, analis menilai kecil kemungkinan Samsung sepenuhnya meninggalkan Gemini.

Pendekatan yang lebih mungkin diambil adalah model multi-AI, memberi pengguna lebih banyak pilihan dan memperluas kapabilitas perangkat.

Keberhasilan strategi ini akan diuji pada debut Bixby generasi baru di Galaxy S26.

Jika peningkatannya berhasil menghadirkan pengalaman AI yang lebih relevan, Bixby berpeluang kembali menjadi pemain penting dalam persaingan asisten digital di era kecerdasan buatan generatif.*


(v/um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru