Untung Presidennya Prabowo Subianto
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA – Hajar Aswad, batu hitam yang terpasang di sudut tenggara Ka'bah, kembali menjadi perhatian setelah sejumlah kajian ilmiah menyebutkan bahwa batu tersebut diduga bukan berasal dari bumi.
Temuan ilmuwan ini menarik karena beririsan dengan keyakinan umat Islam yang menyebut Hajar Aswad sebagai batu yang berasal dari surga.
Baca Juga:Dalam tradisi Islam, Hajar Aswad diyakini diturunkan dari langit dan diberikan kepada Nabi Ibrahim AS oleh Malaikat Jibril saat pembangunan Ka'bah.
Sejumlah hadits menyebutkan batu tersebut awalnya berwarna putih, sebelum berubah menjadi hitam seiring perjalanan waktu.
Dari sudut pandang ilmiah, penelitian yang dilakukan Elsebeth Thomsen dari University of Copenhagen mengaitkan Hajar Aswad dengan fenomena meteorit.
Dalam studinya berjudul New Light on the Origin of the Holy Black Stone of the Ka'ba, Thomsen menyebut Hajar Aswad memiliki karakteristik serupa dengan kaca impaksi—material yang terbentuk akibat hantaman meteorit besar ke permukaan bumi.
Thomsen juga menghubungkan Hajar Aswad dengan Kawah Wabar di gurun Rub' al Khali, Arab Saudi.
Kawah tersebut diketahui memiliki material kaca hasil lelehan pasir silika yang berwarna hitam mengkilap di bagian luar, namun putih dan berpori di bagian dalam.
Ciri fisik ini disebut memiliki kemiripan dengan struktur Hajar Aswad, yang saat ini tersusun dari beberapa fragmen kecil dan dibingkai perak.
Sejumlah penelitian lain menyebutkan bahwa material tersebut memiliki kepadatan rendah dan dapat mengapung di air, sifat yang jarang ditemukan pada batuan bumi, namun umum pada kaca impaksi yang terbentuk dari peristiwa kosmik.
Thomsen memperkirakan usia material dari Kawah Wabar sekitar 6.400 tahun dan mengajukan hipotesis bahwa batu tersebut kemungkinan dibawa ke Makkah oleh kafilah kuno yang melintasi jalur perdagangan wilayah tersebut.
Meski sains mencoba menjelaskan Hajar Aswad melalui pendekatan geologi dan astronomi, temuan ini justru dipandang sebagian kalangan sebagai selaras dengan narasi keagamaan bahwa batu tersebut berasal dari langit.
(d/dh)
Baca Juga:
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penting bagi Indonesia
NASIONAL
BOGOR Suasana malam di Jalan Utama Perumahan Sunrise River, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berubah mer
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman B. Ponto mendorong pemerintah dan DPR membentuk Pengadilan Maritim.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Warga RT 17 RW 04, Kelurahan Perjuangan 1, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menggelar turnamen lacak
NASIONAL
MEDAN Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Arrahmaan Pane menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dar
PEMERINTAHAN
MEDAN Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di La
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden ke6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai arah pembangunan yang disiapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto u
EKONOMI
MANGGARAI TIMUR Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah prioritas untuk men
NASIONAL
JAKARTA Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa atas gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggar
NASIONAL