Rundy Hadiyanto Tampil Gemilang, Sabet Juara Turnamen Biliar Antarwartawan SIWO PWI DKI Jakarta 2026
JAKARTA Wartawan Info Investigasi, Rundy Hadiyanto, keluar sebagai juara Turnamen Biliar Antarwartawan SIWO PWI DKI Jakarta 2026 setelah
OLAHRAGA
JAKARTA – Hajar Aswad, batu hitam yang terpasang di sudut tenggara Ka'bah, kembali menjadi perhatian setelah sejumlah kajian ilmiah menyebutkan bahwa batu tersebut diduga bukan berasal dari bumi.
Temuan ilmuwan ini menarik karena beririsan dengan keyakinan umat Islam yang menyebut Hajar Aswad sebagai batu yang berasal dari surga.
Baca Juga:Dalam tradisi Islam, Hajar Aswad diyakini diturunkan dari langit dan diberikan kepada Nabi Ibrahim AS oleh Malaikat Jibril saat pembangunan Ka'bah.
Sejumlah hadits menyebutkan batu tersebut awalnya berwarna putih, sebelum berubah menjadi hitam seiring perjalanan waktu.
Dari sudut pandang ilmiah, penelitian yang dilakukan Elsebeth Thomsen dari University of Copenhagen mengaitkan Hajar Aswad dengan fenomena meteorit.
Dalam studinya berjudul New Light on the Origin of the Holy Black Stone of the Ka'ba, Thomsen menyebut Hajar Aswad memiliki karakteristik serupa dengan kaca impaksi—material yang terbentuk akibat hantaman meteorit besar ke permukaan bumi.
Thomsen juga menghubungkan Hajar Aswad dengan Kawah Wabar di gurun Rub' al Khali, Arab Saudi.
Kawah tersebut diketahui memiliki material kaca hasil lelehan pasir silika yang berwarna hitam mengkilap di bagian luar, namun putih dan berpori di bagian dalam.
Ciri fisik ini disebut memiliki kemiripan dengan struktur Hajar Aswad, yang saat ini tersusun dari beberapa fragmen kecil dan dibingkai perak.
Sejumlah penelitian lain menyebutkan bahwa material tersebut memiliki kepadatan rendah dan dapat mengapung di air, sifat yang jarang ditemukan pada batuan bumi, namun umum pada kaca impaksi yang terbentuk dari peristiwa kosmik.
Thomsen memperkirakan usia material dari Kawah Wabar sekitar 6.400 tahun dan mengajukan hipotesis bahwa batu tersebut kemungkinan dibawa ke Makkah oleh kafilah kuno yang melintasi jalur perdagangan wilayah tersebut.
Meski sains mencoba menjelaskan Hajar Aswad melalui pendekatan geologi dan astronomi, temuan ini justru dipandang sebagian kalangan sebagai selaras dengan narasi keagamaan bahwa batu tersebut berasal dari langit.
(d/dh)
Baca Juga:
JAKARTA Wartawan Info Investigasi, Rundy Hadiyanto, keluar sebagai juara Turnamen Biliar Antarwartawan SIWO PWI DKI Jakarta 2026 setelah
OLAHRAGA
MEDAN Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengingatkan masyarakat pesisir Kota Medan untuk menin
PERISTIWA
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan bahwa ketangguhan keluarga menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantan
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, kembali turun langsung menemui masyarakat melalui program Jela
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Gangguan sistem pada layanan BPJS Kesehatan kembali dikeluhkan peserta. Kali ini, seorang peserta BPJS Kesehatan di Kabupat
KESEHATAN
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional mengalami perubahan pada awal pekan ini. Berdasarkan data Pusat Informasi H
EKONOMI
JAKARTA Tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo, Roy Suryo, me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAMBI Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa sejak 21 Juni 2026 telah menimbulkan dampak serius. Organisasi Kes
INTERNASIONAL
JAKARTA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menanggapi beredarnya foto Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi) saat mengikuti proses
POLITIK