BREAKING NEWS
Minggu, 08 Maret 2026

Warganet Boikot ChatGPT Gara-gara Kerja Sama OpenAI dengan Pentagon, 1,5 Juta Pelanggan Kabur!

Adam - Minggu, 08 Maret 2026 09:03 WIB
Warganet Boikot ChatGPT Gara-gara Kerja Sama OpenAI dengan Pentagon, 1,5 Juta Pelanggan Kabur!
Ilustrasi. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Jumlah pelanggan berbayar ChatGPT dilaporkan mengalami penurunan drastis menyusul pengumuman kerja sama antara OpenAI dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS).

Dalam waktu kurang dari 48 jam, tercatat 1,5 juta pelanggan beralih meninggalkan layanan AI ini.

Kerja sama OpenAI dengan Pentagon mendapatkan kritikan keras dari warganet.

Baca Juga:

Banyak yang menilai langkah ini menunjukkan dukungan OpenAI terhadap operasi militer, termasuk pengawasan massal dan potensi pemakaian AI untuk senjata otonom.

OpenAI sendiri menyatakan kerja sama ini terbatas pada penggunaan AI di "sistem yang aman" atau "jaringan rahasia" milik militer.

Sementara itu, pesaing OpenAI, Anthropic, mengambil sikap berbeda dengan menolak kolaborasi militer, sehingga sejumlah pengguna mulai beralih ke layanan AI lain seperti Claude.

Gerakan boikot terhadap ChatGPT juga muncul melalui laman QuitGPT.org, yang menyediakan informasi lengkap alasan boikot dan opsi pendaftaran untuk bergabung.

Hingga Jumat (6/3/2026), tercatat lebih dari 2,5 juta orang sudah mendaftar di platform tersebut, naik signifikan dari awal 1,5 juta.

Selain isu kerja sama militer, QuitGPT juga mengungkap sejumlah "aib" OpenAI, mulai dari kedekatan eksekutif dengan politik AS, dampak psikologis penggunaan chatbot, hingga rencana ekspansi pusat data yang dinilai merugikan lingkungan.

Kritik ini memperkuat persepsi bahwa OpenAI menyimpang dari misi awalnya sebagai organisasi nirlaba yang mengembangkan AI untuk kepentingan manusia.

Di tengah protes ini, Anthropic justru menuai keuntungan.

Claude kini menjadi aplikasi gratis terpopuler di Apple App Store, sekaligus menawarkan panduan transfer seluruh data dan memori pengguna ChatGPT ke platform mereka.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
WhatsApp Siapkan Layanan Berbayar, Apa Saja Fitur WhatsApp Plus?
Daftar 10 Militer Terkuat Dunia 2026, Indonesia Ungguli Israel dan Iran!
Wapres Gibran Ingatkan Generasi Muda Manfaatkan AI dengan Etika dan Tanggung Jawab
Airlangga Ungkap RI Kekurangan Insinyur, Industri Digital Butuh 150 Ribu Tenaga Ahli Baru
Gibran Minta Guru dan Orang Tua Tak Tertinggal Adaptasi AI: Jangan Malu Upgrade Diri
Pemko Medan dan DJP Sumut Perkuat Kolaborasi, Rico Waas: Teknologi Coretax Mudahkan Masyarakat Bayar dan Lapor Pajak Tepat Waktu
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru