Cuaca Aceh Hari Ini 1 Oktober: Hujan Ringan Mendominasi, Langsa Capai 32°C
ACEH Prakiraan cuaca Aceh pada Kamis, 1 Oktober 2026, didominasi hujan ringan di hampir seluruh kabupaten dan kota. Sejumlah wilayah lainn
NASIONAL
MEDAN -Narasi populer yang menyebut bahwa Pusuk Buhit adalah milik orang Batak kini ditantang oleh pemikiran kritis dari akademisi dan aktivis budaya, Shohibul Anshor Siregar.
Dalam sebuah diskusi publik bertema "Identitas dan Sakralitas dalam Bayang-Bayang Kapitalisme Budaya" yang diselenggarakan oleh komunitas BASIS (Pengembangan Basis Sosial Inisiatif dan Swadaya) di Medan, Sabtu (10/5), Shohibul mengajukan pembacaan ulang terhadap filosofi Pusuk Buhit dalam kebudayaan Batak.
"Sudah saatnya kita berhenti mengklaim bahwa Pusuk Buhit adalah milik kita. Sebaliknya, kita harus menyadari bahwa kitalah yang dimiliki oleh Pusuk Buhit," tegas Shohibul, yang juga menjabat sebagai Koordinator Umum nBASIS.
Pusuk Buhit, sebuah gunung bersejarah di Kabupaten Samosir, selama ini dianggap sebagai titik asal-usul orang Batak karena diyakini sebagai tempat turunnya Si Raja Batak. Namun menurut Shohibul, cara pandang ini harus dibalik agar tidak terjebak pada logika kepemilikan modern yang mengobjektifikasi ruang sakral sebagai komoditas.
"Dalam mitologi Batak, tidak ada kisah Si Raja Batak menciptakan Pusuk Buhit. Justru ia turun di sana, menjadi bagian dari kehendak tempat itu. Artinya, Pusuk Buhit lebih dahulu ada, lebih suci, dan lebih tinggi secara kosmologis. Kita ini hanya tamu yang diterima oleh sang Gunung," jelasnya.
Shohibul menyayangkan bahwa narasi "Pusuk Buhit milik kita" telah membawa masyarakat kepada semangat eksklusif, bahkan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan politik identitas, pariwisata massal, dan komersialisasi yang merusak. Ia mencontohkan bagaimana kawasan sekitar Pusuk Buhit saat ini mulai dirancang sebagai kawasan geopark dan wisata spiritual, tanpa melibatkan secara mendalam nilai-nilai asli dari warisan budaya Batak.
"Ketika tanah dianggap sebagai milik, maka ia bisa dijual, disewakan, atau diubah fungsinya sesuai logika pasar dan negara. Tapi ketika kita merasa dimiliki oleh tanah, oleh Pusuk Buhit, maka yang muncul adalah rasa hormat, tanggung jawab, dan pengabdian," tambahnya.
Ia juga menyoroti ketimpangan dalam pengelolaan kawasan sakral oleh negara dan korporasi, yang seringkali tidak melibatkan masyarakat adat secara substantif. "Negara sering hadir hanya dengan logika hukum dan ekonomi. Sementara yang kita perlukan adalah kebijakan yang menghormati kosmologi dan spiritualitas rakyat," katanya.
Shohibul menutup pemaparannya dengan seruan moral agar masyarakat Batak kembali membangun hubungan dengan Pusuk Buhit bukan sebagai pemilik, melainkan sebagai anak spiritual yang menjaga, memelihara, dan menghormati tanah leluhur.
"Bukan kita yang memiliki Pusuk Buhit. Ia yang memiliki kita, membentuk kita, dan menguji kita. Kalau kita gagal menjaga kehormatannya, maka kita telah menolak akar kita sendiri," pungkas Shohibul.
Diskusi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh adat, akademisi, mahasiswa, serta pegiat lingkungan dan budaya dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan reflektif bulanan nBASIS dalam upaya membangun kesadaran kritis masyarakat terhadap isu-isu kebudayaan, lingkungan, dan kearifan lokal.
ACEH Prakiraan cuaca Aceh pada Kamis, 1 Oktober 2026, didominasi hujan ringan di hampir seluruh kabupaten dan kota. Sejumlah wilayah lainn
NASIONAL
MEDAN Cuaca di hampir seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis, 1 Oktober 2026, diprakirakan mengalami hujan ringan. Kota Gunungsi
NASIONAL
JAKARTA Cuaca di sejumlah wilayah DKI Jakarta pada Kamis, 1 Oktober 2026, diprakirakan didominasi hujan. Jakarta Selatan berpotensi mengala
NASIONAL
BANDUNG Cuaca di sejumlah wilayah Jawa Barat pada Kamis, 1 Oktober 2026, diprakirakan bervariasi dari hujan ringan, berawan, cerah berawan
NASIONAL
YOGYAKARTA Cuaca di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, 1 Oktober 2026, diprakirakan bervariasi dari cerah, cerah
NASIONAL
DENPASAR Cuaca di sejumlah wilayah Bali pada Kamis, 1 Oktober 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah. Sementara itu, Tabanan, Gianyar,
NASIONAL
JAKARTA Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar menilai perkara yang mempersoalkan syarat penca
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah akan kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada pekerja pada kuartal IV 2026. Bantuan tersebut diberikan u
EKONOMI
JAKARTA Saksi yang diajukan pemohon dalam perkara syarat pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2024, I Gusti Putu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI periode 20072012, I Gusti Putu Artha, mengatakan KPU tidak dapat menolak dokumen
NASIONAL