IHSG Terkoreksi ke Bawah Level 6.000 pada Jumat Pagi, 362 Saham Melemah
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada perdagangan Jumat (2/10/2026) pagi. Setelah dibuka di level 6.018,081, IH
EKONOMI
MEDAN -Narasi populer yang menyebut bahwa Pusuk Buhit adalah milik orang Batak kini ditantang oleh pemikiran kritis dari akademisi dan aktivis budaya, Shohibul Anshor Siregar.
Dalam sebuah diskusi publik bertema "Identitas dan Sakralitas dalam Bayang-Bayang Kapitalisme Budaya" yang diselenggarakan oleh komunitas BASIS (Pengembangan Basis Sosial Inisiatif dan Swadaya) di Medan, Sabtu (10/5), Shohibul mengajukan pembacaan ulang terhadap filosofi Pusuk Buhit dalam kebudayaan Batak.
"Sudah saatnya kita berhenti mengklaim bahwa Pusuk Buhit adalah milik kita. Sebaliknya, kita harus menyadari bahwa kitalah yang dimiliki oleh Pusuk Buhit," tegas Shohibul, yang juga menjabat sebagai Koordinator Umum nBASIS.
Pusuk Buhit, sebuah gunung bersejarah di Kabupaten Samosir, selama ini dianggap sebagai titik asal-usul orang Batak karena diyakini sebagai tempat turunnya Si Raja Batak. Namun menurut Shohibul, cara pandang ini harus dibalik agar tidak terjebak pada logika kepemilikan modern yang mengobjektifikasi ruang sakral sebagai komoditas.
"Dalam mitologi Batak, tidak ada kisah Si Raja Batak menciptakan Pusuk Buhit. Justru ia turun di sana, menjadi bagian dari kehendak tempat itu. Artinya, Pusuk Buhit lebih dahulu ada, lebih suci, dan lebih tinggi secara kosmologis. Kita ini hanya tamu yang diterima oleh sang Gunung," jelasnya.
Shohibul menyayangkan bahwa narasi "Pusuk Buhit milik kita" telah membawa masyarakat kepada semangat eksklusif, bahkan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan politik identitas, pariwisata massal, dan komersialisasi yang merusak. Ia mencontohkan bagaimana kawasan sekitar Pusuk Buhit saat ini mulai dirancang sebagai kawasan geopark dan wisata spiritual, tanpa melibatkan secara mendalam nilai-nilai asli dari warisan budaya Batak.
"Ketika tanah dianggap sebagai milik, maka ia bisa dijual, disewakan, atau diubah fungsinya sesuai logika pasar dan negara. Tapi ketika kita merasa dimiliki oleh tanah, oleh Pusuk Buhit, maka yang muncul adalah rasa hormat, tanggung jawab, dan pengabdian," tambahnya.
Ia juga menyoroti ketimpangan dalam pengelolaan kawasan sakral oleh negara dan korporasi, yang seringkali tidak melibatkan masyarakat adat secara substantif. "Negara sering hadir hanya dengan logika hukum dan ekonomi. Sementara yang kita perlukan adalah kebijakan yang menghormati kosmologi dan spiritualitas rakyat," katanya.
Shohibul menutup pemaparannya dengan seruan moral agar masyarakat Batak kembali membangun hubungan dengan Pusuk Buhit bukan sebagai pemilik, melainkan sebagai anak spiritual yang menjaga, memelihara, dan menghormati tanah leluhur.
"Bukan kita yang memiliki Pusuk Buhit. Ia yang memiliki kita, membentuk kita, dan menguji kita. Kalau kita gagal menjaga kehormatannya, maka kita telah menolak akar kita sendiri," pungkas Shohibul.
Diskusi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh adat, akademisi, mahasiswa, serta pegiat lingkungan dan budaya dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan reflektif bulanan nBASIS dalam upaya membangun kesadaran kritis masyarakat terhadap isu-isu kebudayaan, lingkungan, dan kearifan lokal.
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada perdagangan Jumat (2/10/2026) pagi. Setelah dibuka di level 6.018,081, IH
EKONOMI
JAKARTA Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan perebutan gelar tersebut dijadwalkan berlan
OLAHRAGA
JAKARTA Luky Alfirman kembali menempati posisi strategis di Kementerian Keuangan. Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Wakil Ment
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara membongkar praktik judi online yang beroperasi di Kota Medan dan Tebing Tinggi. Polisi menangkap dua pelaku ber
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Asrama bidan di Institut Kesehatan Medistra (IKM) Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terbakar pada Kamis (1/10/2026) sor
PERISTIWA
JAKARTA Persidangan perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait isu ijazah Joko Widodo (Jokowi) dengan terdakwa Tifauzia Tyassu
POLITIK
JAKARTA Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy&039ari mengungkap asalusul Pasal 18 ayat (3) Peraturan KPU (PKPU) Nomor 19
POLITIK
JAKARTA PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut rencana pengambilalihan PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), pemegang saham I
EKONOMI
JAKARTA Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat Kapolri setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta
NASIONAL
JAKARTA Sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 terkait syarat pendidikan Gibran Rakabumi
POLITIK