Polda Jambi Bongkar Jaringan Ekstasi, Oknum Pejabat Ditjenpas Jadi Tersangka
JAMBI Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotik
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG — Sejarawan Universitas Negeri Medan (Unimed), Prof Dr Phil Ichwan Azhari MS, menegaskan pentingnya mempertahankan tembakau Deli sebagai salah satu warisan sejarah yang membanggakan di Sumatera.
Dalam kunjungan kuliah lapangan bersama mahasiswa Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Unimed ke Kebun Helvetia, Deli Serdang, Senin (9/6), Prof Ichwan menyebutkan bahwa tembakau Deli bukan sekadar komoditas pertanian, melainkan jejak sejarah tropis yang melegenda sejak masa kolonial.
"Tembakau Deli harus terus dipertahankan sebagai warisan sejarah," tegasnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi sekitar 50 mahasiswa Unimed yang untuk pertama kalinya melihat langsung proses budidaya tembakau Deli, mulai dari penyiapan lahan hingga pasca panen.
Ichwan mengapresiasi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 1 yang telah membuka akses kebun untuk kegiatan akademik.
Ia menyebutkan akan mendorong kerja sama lanjutan, termasuk wacana pembentukan ajang budaya tembakau Deli yang terpusat di sekitar Kebun Helvetia.
Sementara itu, Manajer Unit Tanaman Tembakau PTPN 1 Regional 1, Hendri Hutabarat, menjelaskan bahwa pada musim tanam 2025, kebun seluas 20 hektare ditargetkan menghasilkan 14 ton daun tembakau kering.
"Tembakau Deli ini adalah tanaman istimewa sejak 1863 dan kini kami terus berupaya menjaga kualitas dan sejarahnya, termasuk hilirisasi menjadi cerutu," ujar Hendri.
Hingga saat ini, panen tahap pertama dari 10 hektare lahan sudah selesai dan memasuki proses fermentasi di gudang Tandem, Hamparan Perak.
Sedangkan tahap kedua dengan usia tanam 25 hari akan mulai dipanen dalam dua pekan mendatang.
Prof Ichwan menekankan bahwa keberadaan kebun tembakau Deli di Helvetia berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah dan agro edukatif, sekaligus pelestarian kekayaan budaya yang tak ternilai.*
(at/a008)
JAMBI Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa sejak 21 Juni 2026 telah menimbulkan dampak serius. Organisasi Kes
INTERNASIONAL
JAKARTA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menanggapi beredarnya foto Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi) saat mengikuti proses
POLITIK
BANDA ACEH Aktivitas di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lam Pulo, Banda Aceh, sudah dimulai sejak fajar menyingsing. Suasana di kawas
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengawali perdagangan pada Senin, 29 Juni 2026, dengan penguatan tipis di
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan pada Senin, 29 Juni 2026, dengan pergerakan di zona merah. Pelemahan seju
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026. Penurunan ini ter
EKONOMI
TAPUT Program rehabilitasi lahan pertanian rakyat yang tertimbun pasir akibat banjir bandang Sumatera November 2025 lalu, ternyata cenderu
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Semangat ratusan anak muda dari berbagai kota di Indonesia memenuhi ruang pertemuan Youth City Changers (YCC) APEKSI 2026 yang dig
PEMERINTAHAN
MEDAN Semangat perubahan dari generasi muda mewarnai Sharing Session Youth City Changers (YCC) APEKSI 2026 yang digelar di Hotel Le Polon
PEMERINTAHAN