Lebih lanjut, Fadli Zon memaparkan tiga misi utama dalam penetapan HKN:
- Penguatan Identitas Nasional
Memperkuat nilai-nilai kebudayaan sebagai fondasi bangsa.
- Pelestarian Kebudayaan
Menjaga warisan budaya, baik tradisional maupun kontemporer.
- Pendidikan dan Kebanggaan Budaya
Menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya Indonesia di kalangan generasi muda.
Fadli juga mengungkap bahwa usulan penetapan Hari Kebudayaan Nasional berasal dari komunitas seniman dan budayawan Yogyakarta yang telah melakukan kajian sejak Januari 2025, termasuk maestro tradisi dan pelaku seni kontemporer.
Usulan tersebut kemudian disampaikan kepada Kementerian Kebudayaan setelah melalui sejumlah forum diskusi.