Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
SURABAYA - Penetapan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional oleh pemerintah melalui Surat Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 162/M/2025 menuai respons beragam dari masyarakat dan kalangan akademisi.
Salah satu catatan kritis datang dari , pakar kebudayaan Universitas Airlangga (Unair). Ia menyatakan bahwa meski pengakuan negara terhadap pentingnya kebudayaan patut diapresiasi, penetapan Hari Kebudayaan Nasional seharusnya melalui proses yang lebih terbuka, akademis, dan partisipatif.
"Hari Kebudayaan sangat penting untuk membangun kesadaran budaya nasional. Tapi tanggal penetapan ini harus melalui kajian mendalam dan disepakati secara nasional, bukan hanya simbolik," kata Puji, Sabtu (19/7/2025).
Puji menyoroti potensi politisasi karena tanggal 17 Oktober juga merupakan hari ulang tahun Presiden Prabowo Subianto, yang dinilai bisa menimbulkan kesan agenda politis di balik keputusan tersebut.
"Harus ada blueprint berbasis akademik, bukan hanya momentum politik. Kalau tidak, ini akan dipandang hanya sebagai bentuk seremonial tanpa dampak nyata terhadap pembangunan kebudayaan," jelasnya.
Puji juga menekankan bahwa Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan No 5 Tahun 2017 seharusnya menjadi dasar utama perencanaan dan implementasi Hari Kebudayaan, bukan penetapan tanggal yang berpotensi kontroversial.
Lebih jauh, Puji mendorong agar Hari Kebudayaan tidak hanya dijadikan selebrasi, tetapi juga sebagai penggerak strategi kebudayaan nasional—mulai dari diplomasi budaya, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan industri seni lokal.
"Kebudayaan bukan nostalgia masa lalu, tapi modal bangsa menuju masa depan. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menggali dan mengekspor potensi budaya lokal ke panggung global," tutupnya.*
(bs/j006)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN