BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Mengenang Kejayaan Bioskop Horas Theater di Padangsidimpuan Era 80-an

Indra Saputra - Sabtu, 30 Agustus 2025 09:57 WIB
Mengenang Kejayaan Bioskop Horas Theater di Padangsidimpuan Era 80-an
Horas Theater. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PADANGSIDIMPUAN — Di era 1980-an, saat televisi masih menjadi barang mewah dan internet belum hadir di tengah masyarakat, bioskop menjadi satu-satunya hiburan utama bagi warga.

Di Kota Padangsidimpuan, Horas Theater dikenal sebagai salah satu bioskop paling bergengsi dan menjadi ikon hiburan masyarakat Tapanuli Selatan pada masa itu.

Bioskop Horas tidak hanya sekadar tempat menonton film, tetapi juga menjadi tempat berkumpulnya para remaja, keluarga, dan pasangan muda-mudi untuk menghabiskan waktu di akhir pekan.

Baca Juga:

Film-film yang ditayangkan pun beragam, mulai dari film Mandarin, India, aksi spionase, hingga film nasional yang digemari banyak kalangan.

Salah satu keunikan yang masih dikenang oleh sebagian warga adalah program "Sakadupi", singkatan dari satu karcis dua film.

Baca Juga:

Tiket yang dibeli untuk satu pertunjukan memberi akses menonton dua film sekaligus, sebuah hal yang sangat dinantikan oleh para penonton kala itu.

Cerita Bang Lian: Dari Buruh Bioskop ke Kepala Keluarga

Salah seorang saksi hidup kejayaan Horas Theater adalah Bang Lian, warga Kota Padangsidimpuan yang pernah bekerja di bioskop tersebut sejak tamat SMP hingga menikah dan memiliki lima anak.

"Saya mulai kerja dari jadi buruh bioskop, bersih-bersih, bantu-bantu teknisi. Alhamdulillah, dari pekerjaan itu saya bisa menyekolahkan anak-anak sampai dua orang kuliah, tiga lainnya lulus SMA," kenang Bang Lian dengan mata berbinar.

Baginya, bioskop bukan hanya tempat kerja, tapi juga bagian dari perjalanan hidup. Ia menyayangkan bahwa kini bioskop legendaris itu sudah berubah fungsi.

"Sekarang, tempat itu sudah jadi Horas Bakery. Tidak ada lagi yang menyebut nama Bioskop Horas. Padahal dulu itu kebanggaan kota ini," tambahnya.

Dulu Tiga Bioskop, Kini Tidak Ada

Dahulu, Padangsidimpuan memiliki tiga bioskop utama: Horas Theater, Bioskop Rajawali, dan Bioskop President.

Ketiganya silih berganti menayangkan film-film unggulan dan menjadi pusat keramaian di masa liburan sekolah atau hari raya.

Namun, seiring perkembangan zaman dan hadirnya teknologi digital, bioskop-bioskop tersebut tidak lagi beroperasi.

Hiburan kini berpindah ke layar kecil: televisi, ponsel pintar, dan platform streaming.

Belakangan, Bang Lian juga mendengar kabar bahwa akan dibangun bioskop baru di kawasan Plaza ATC Padangsidimpuan.

Namun, hingga kini, belum ada informasi pasti mengenai realisasi proyek tersebut.

"Kalau memang ada bioskop dibangun lagi, tentu kami senang. Supaya generasi muda sekarang juga bisa merasakan sensasi nonton film seperti dulu," pungkasnya.

Meski bioskop kini hanya tinggal kenangan, kisahnya tetap hidup dalam ingatan masyarakat yang pernah merasakan masa-masa keemasannya.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pengemudi Ojol dan Kanit Dalmas Polres Padangsidimpuan Gelar Sholat Ghaib untuk Doakan Alm. Affan Kurniawan
Ratusan Masyarakat dan Ojol di Padangsidimpuan Gelar Sholat Ghaib untuk Alm. Affan Kurniawan
Diduga Ada Penyimpangan, Bantuan Bibit Padi di Tapian Nauli Jadi Sorotan
Pasar Murah Kecamatan Arse Tapsel Hadirkan Solusi Pangan Terjangkau bagi Warga
Seminar PKKMB Universitas Aufa Royhan, Dandim 0212 Tanamkan Semangat Bela Negara Di Kalangan Mahasiswa Baru
Saripah Hanum Buktikan Kepedulian, Pos Kamling Dibangun dari Kocek Pribadi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru