
Pelajar Lempari Gedung DPRD Sumut dengan Bom Molotov, Polisi Amankan Beberapa Pelaku
MEDAN Aksi anarkis yang melibatkan sejumlah remaja, yang diduga pelajar, terjadi di depan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (3
PeristiwaPADANGSIDIMPUAN — Di era 1980-an, saat televisi masih menjadi barang mewah dan internet belum hadir di tengah masyarakat, bioskop menjadi satu-satunya hiburan utama bagi warga.
Di Kota Padangsidimpuan, Horas Theater dikenal sebagai salah satu bioskop paling bergengsi dan menjadi ikon hiburan masyarakat Tapanuli Selatan pada masa itu.
Bioskop Horas tidak hanya sekadar tempat menonton film, tetapi juga menjadi tempat berkumpulnya para remaja, keluarga, dan pasangan muda-mudi untuk menghabiskan waktu di akhir pekan.
Baca Juga:
Film-film yang ditayangkan pun beragam, mulai dari film Mandarin, India, aksi spionase, hingga film nasional yang digemari banyak kalangan.
Salah satu keunikan yang masih dikenang oleh sebagian warga adalah program "Sakadupi", singkatan dari satu karcis dua film.
Baca Juga:
Tiket yang dibeli untuk satu pertunjukan memberi akses menonton dua film sekaligus, sebuah hal yang sangat dinantikan oleh para penonton kala itu.
Cerita Bang Lian: Dari Buruh Bioskop ke Kepala Keluarga
Salah seorang saksi hidup kejayaan Horas Theater adalah Bang Lian, warga Kota Padangsidimpuan yang pernah bekerja di bioskop tersebut sejak tamat SMP hingga menikah dan memiliki lima anak.
"Saya mulai kerja dari jadi buruh bioskop, bersih-bersih, bantu-bantu teknisi. Alhamdulillah, dari pekerjaan itu saya bisa menyekolahkan anak-anak sampai dua orang kuliah, tiga lainnya lulus SMA," kenang Bang Lian dengan mata berbinar.
Baginya, bioskop bukan hanya tempat kerja, tapi juga bagian dari perjalanan hidup. Ia menyayangkan bahwa kini bioskop legendaris itu sudah berubah fungsi.
"Sekarang, tempat itu sudah jadi Horas Bakery. Tidak ada lagi yang menyebut nama Bioskop Horas. Padahal dulu itu kebanggaan kota ini," tambahnya.
Dulu Tiga Bioskop, Kini Tidak Ada
Dahulu, Padangsidimpuan memiliki tiga bioskop utama: Horas Theater, Bioskop Rajawali, dan Bioskop President.
Ketiganya silih berganti menayangkan film-film unggulan dan menjadi pusat keramaian di masa liburan sekolah atau hari raya.
Namun, seiring perkembangan zaman dan hadirnya teknologi digital, bioskop-bioskop tersebut tidak lagi beroperasi.
Hiburan kini berpindah ke layar kecil: televisi, ponsel pintar, dan platform streaming.
Belakangan, Bang Lian juga mendengar kabar bahwa akan dibangun bioskop baru di kawasan Plaza ATC Padangsidimpuan.
Namun, hingga kini, belum ada informasi pasti mengenai realisasi proyek tersebut.
"Kalau memang ada bioskop dibangun lagi, tentu kami senang. Supaya generasi muda sekarang juga bisa merasakan sensasi nonton film seperti dulu," pungkasnya.
Meski bioskop kini hanya tinggal kenangan, kisahnya tetap hidup dalam ingatan masyarakat yang pernah merasakan masa-masa keemasannya.*
MEDAN Aksi anarkis yang melibatkan sejumlah remaja, yang diduga pelajar, terjadi di depan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (3
PeristiwaMATARAM Sekretariat DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkirakan kerugian sementara akibat perusakan, pembakaran, dan penjarahan
PeristiwaMEDAN Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Togap Simangunsong, mengajak Universitas Senior Medan (USM) untuk terus berkolabo
PemerintahanMEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menggelar Pasar Murah dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional, yang di
EkonomiPADANG SIDIMPUAN Universitas Aufa Royhan (UNAR) di Kota Padangsidimpuan kembali menggelar rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus b
PendidikanKEDIRI Sebagian gedung DPRD Kota Kediri, Jawa Timur, dilaporkan terbakar pada Sabtu (30/8/2025). Api yang cepat membesar mengakibatkan beb
PeristiwaDENPASAR Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Mako Polda Bali, Jalan WR Supratman, Denpasar, Sabtu (30/8/2025), berakhir ricuh. Sekit
Hukum dan KriminalJAKARTA Rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, digeruduk massa pada Sabtu sore (30/8/2025). Kerusuha
NasionalJAKARTA Kericuhan terjadi di depan gerbang utama DPR RI, Jakarta Pusat, Sabtu malam (30/8/2025), saat aparat kepolisian terpaksa memukul m
NasionalJAKARTA Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa dengan memblokade jalan di depan NasD
Nasional