BREAKING NEWS
Kamis, 26 Maret 2026

Di Balik Dominasi Laki-laki, Perempuan dalam Budaya Batak Justru Pegang Peran Besar!

Adam - Kamis, 26 Maret 2026 08:06 WIB
Di Balik Dominasi Laki-laki, Perempuan dalam Budaya Batak Justru Pegang Peran Besar!
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDANPerempuan dalam budaya Batak memiliki peran yang jauh melampaui urusan domestik.

Di tengah sistem kekerabatan patrilineal, mereka justru menjadi penjaga nilai adat, penghubung antar keluarga, hingga penopang ekonomi rumah tangga.

Dalam struktur sosial Batak, posisi laki-laki memang menempati peran formal dalam garis keturunan.

Baca Juga:

Namun dalam praktik sehari-hari, perempuan memegang fungsi penting dalam menjaga keseimbangan sosial dan keberlangsungan budaya.

Antropolog Koentjaraningrat menyebut bahwa perempuan dalam masyarakat tradisional memiliki peran kultural yang kuat, meskipun tidak selalu terlihat dalam struktur kekuasaan formal.

"Perempuan dalam masyarakat tradisional sering kali menjadi penjaga nilai dan norma budaya, termasuk dalam keluarga dan komunitas," tulis Koentjaraningrat dalam kajiannya.

Peran tersebut terlihat jelas dalam berbagai upacara adat Batak.

Perempuan terlibat aktif sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan, mulai dari penyediaan makanan adat hingga menjaga keharmonisan hubungan antar keluarga.

Peneliti budaya Asia Tenggara, Daniel Perret, juga menyoroti posisi perempuan sebagai penghubung dalam jaringan kekerabatan.

Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat relasi sosial, terutama melalui sistem perkawinan.

"Perempuan memainkan peran penting sebagai penghubung antar kelompok kekerabatan," ujarnya.

Selain dalam ranah adat, perempuan Batak juga aktif dalam sektor ekonomi.

Banyak di antaranya terlibat dalam kegiatan perdagangan hingga mengelola usaha keluarga.

Sosiolog Selo Soemardjan menilai kontribusi ekonomi perempuan dalam masyarakat tradisional menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan keluarga.

"Peran ekonomi perempuan sering kali menjadi penopang utama dalam kehidupan rumah tangga," tulisnya.

Meski demikian, perempuan Batak masih menghadapi tantangan dalam sistem adat yang cenderung menempatkan laki-laki sebagai pemegang otoritas utama.

Namun, perkembangan zaman membawa perubahan signifikan.

Akses pendidikan yang semakin luas mendorong perempuan Batak untuk lebih aktif di berbagai bidang, baik sosial, ekonomi, maupun profesional.

Di tengah modernisasi, mereka tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mewariskan nilai budaya kepada generasi berikutnya.

Peran ini menegaskan bahwa perempuan tidak hanya menjadi bagian dari struktur sosial, tetapi juga aktor utama dalam keberlanjutan budaya Batak.*


(d/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KUR BCA 2026 Resmi Dibuka, Pinjaman Rp100 Juta Cicilan Mulai Rp1,9 Juta!
Sampah: Ancaman Kesehatan atau Sumber Ekonomi yang Terabaikan
Prabowo Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan di Tengah Gejolak Energi Global
Halalbihalal Pemkab Deli Serdang Dianggap Tak Sejalan Instruksi Presiden, Kadis Kominfostan Buka Suara
Terancam Punah, Nama Ketut Kini Hanya 4,9 Persen: Pemprov Bali Siapkan Insentif Khusus!
Bukan Cuma Potong Gaji Pejabat, DPR Minta Anggaran Pemerintah Disisir Total!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru