Rico Waas Kukuhkan Mantan Pemain PSMS: Saatnya Legenda Bangkitkan Sepak Bola Medan
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
MEDAN – Provinsi Sumatra Utara genap berusia 78 tahun pada tahun ini.
Namun, sejarah panjang pembentukan wilayah ini berakar jauh sebelum Indonesia merdeka, ketika dua keresidenan warisan kolonial Belanda menjadi cikal bakal berdirinya provinsi di ujung utara Pulau Sumatra tersebut.
Pengamat sejarah sekaligus dosen Antropologi Universitas Negeri Medan, Eron L. Damanik, menjelaskan bahwa struktur wilayah Sumatra Utara pada awalnya terbentuk dari dua keresidenan utama, yakni Sumatera Timur dan Tapanuli.Baca Juga:
Dua Keresidenan Warisan Kolonial Belanda
Menurut Eron, Keresidenan Sumatera Timur pertama kali dibentuk pada 1886 dengan pusat pemerintahan di Bengkalis, sebelum kemudian dipindahkan ke Medan pada 1887 seiring pesatnya perkembangan kawasan Deli.
"Sejak 1887, Sumatera Timur berpusat di Medan. Pada periode yang sama juga terbentuk Keresidenan Tapanuli dengan ibu kota Sibolga," ujarnya.
Struktur ini, kata dia, menjadi fondasi administrasi kolonial yang kemudian bertahan hingga masa awal kemerdekaan Indonesia.
Masa Pendudukan Jepang hingga Awal Kemerdekaan
Pada masa pendudukan Jepang tahun 1942, struktur keresidenan tersebut tetap dipertahankan.
Wilayah Sumatera tetap terbagi dalam beberapa administratif yang merupakan kelanjutan dari sistem kolonial Belanda sebelumnya.
Selepas kemerdekaan Indonesia, pembagian wilayah di Sumatra mengalami sejumlah perubahan.
Pada periode 1949 hingga 1951, wilayah Sumatera bagian utara masih terbagi dalam struktur keresidenan Sumatera Timur dan Tapanuli sebelum akhirnya mengalami penataan ulang wilayah.
Resmi Bernama Sumatra Utara pada 1956
Nama "Sumatra Utara" secara resmi terbentuk melalui regulasi Undang-Undang pada tahun 1956, yang menandai penataan ulang administratif pemerintahan daerah di Indonesia.
Dengan dasar tersebut, wilayah Sumatra Utara yang kini dikenal merupakan hasil penggabungan sejarah panjang dua wilayah administratif kolonial yang kemudian dilebur dalam sistem pemerintahan Republik Indonesia.
Catatan Sejarawan: Perkembangan Masih Berkelanjutan
Meski telah berusia puluhan tahun, sejumlah pengamat menilai bahwa perkembangan Sumatra Utara masih memiliki tantangan.
Eron L. Damanik menyebut bahwa dinamika pembangunan di daerah ini masih banyak dipengaruhi oleh struktur lama yang diwariskan sejak era kolonial.
Namun demikian, ia menekankan bahwa proses transformasi wilayah terus berlangsung seiring perubahan sosial, politik, dan ekonomi di Sumatra Utara hingga saat ini.*
(it/ad)
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memuji kemandirian dan kekuatan Aisyiyah Kota Medan saat menghadiri Milad ke109 sekaligu
POLITIK
DELISERDANG Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, meninjau pengembangan agribisnis aren di Pesan
POLITIK
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Partai Amanat Nasional PAN ikut mendorong lebih banyak progra
POLITIK
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI