Penantian 20 Tahun Berakhir, Air Bersih PDAM Segera Mengalir ke Griya Kencana Medan
MEDAN Setelah hampir dua dekade menanti, warga Perumahan Griya Kencana, Lingkungan 1, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, a
PEMERINTAHAN
MEDAN — Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap memberikan apresiasi terhadap film Samudera yang digarap sepenuhnya oleh sineas muda asal Medan.
Ia menilai karya tersebut menjadi bukti bahwa potensi industri perfilman lokal memiliki peluang besar untuk berkembang dan layak mendapat dukungan lebih luas.
Apresiasi itu disampaikan saat Zakiyuddin menerima audiensi tim produksi film Samudera yang dipimpin produser Dewi Budiati Teruna Said di Ruang Khusus Wakil Wali Kota Medan, Rabu (20/6/2026).Baca Juga:
Dalam pertemuan tersebut, tim juga mengundang Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota untuk menghadiri gala premiere film yang dijadwalkan pada 3 Juni 2026 di Cinepolis Sun Plaza.
Zakiyuddin, yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Arrahmaan Pane serta Sekretaris Dinas Pariwisata T. Roby Chairi, menilai film bertema lokal yang melibatkan putra daerah memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat.
Hal itu, menurut dia, menjadi kekuatan dalam membangun identitas dan kebanggaan daerah.
Ia menegaskan harapannya agar Samudera tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Film, kata dia, dapat menjadi sarana edukasi untuk mengangkat isu sosial seperti kenakalan remaja, narkoba, hingga judi daring.
"Film harus bisa membuka pintu hati generasi muda untuk mau belajar dan berkembang," ujar Zakiyuddin.
Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan film sebagai media edukasi bagi masyarakat pesisir, termasuk nelayan, agar memiliki dorongan meningkatkan kualitas hidup melalui pendidikan dan keterampilan.
Pemerintah, lanjutnya, perlu berperan dalam memperkuat ekosistem pemasaran karya-karya kreatif lokal, termasuk melalui sektor komunikasi dan informatika.
Sementara itu, produser Samudera, Dewi Budiati Teruna Said, menjelaskan film tersebut mengangkat kisah seorang anak nelayan yang berakhlak baik dan cerdas, yang kemudian menjadi teladan di desanya.
Namun, tokoh utama dalam cerita itu mengalami tragedi setelah dibunuh oleh pengedar narkoba yang menganggapnya sebagai ancaman.
Cerita kemudian berlanjut pada sosok Santana, adik sang tokoh utama, yang berupaya melanjutkan perjuangan dan nilai kebaikan yang ditinggalkan abangnya.
Konflik semakin kompleks ketika Santana menjalin kedekatan dengan Dr. Amelia, yang merupakan kekasih mendiang abangnya.*
(ad)
MEDAN Setelah hampir dua dekade menanti, warga Perumahan Griya Kencana, Lingkungan 1, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, a
PEMERINTAHAN
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus berkomitmen meningkatkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan P
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasya
PERTANIAN AGRIBISNIS
SIMALUNGUN Nagori Silou Huluan, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, menjadi salah satu nagori percontohan yang mewakili Kabupaten Sima
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten Simalungun menerima bantuan satu unit dump truk dari PTPN IV Regional II. Bantuan tersebut diserahkan la
PEMERINTAHAN
SOLO Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surakarta, Jawa Tengah, buka suara mengenai proses verifikasi dokumen pendidikan Wakil
POLITIK
SOLO Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta, Jawa Tengah, menegaskan proses verifikasi syarat bakal calon wali kota pada Pilkada Sur
POLITIK
SUKABUMI Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Rojab Asy&039ari, menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rak
POLITIK
JAKARTA Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto mengatakan pemerintah masih mempelajari secara detail putu
POLITIK
MEDAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi dalam penyidikan dugaan suap yang melibatkan Bupati Langkat no
HUKUM DAN KRIMINAL