BREAKING NEWS
Jumat, 02 Oktober 2026

Kumpul di Istana Maimun 23 Paguyuban Suku dan Tokoh Agama Bersatu Redam Konflik di Sumut

Abyadi Siregar - Jumat, 02 Oktober 2026 10:20 WIB
Kumpul di Istana Maimun 23 Paguyuban Suku dan Tokoh Agama Bersatu Redam Konflik di Sumut
FKN Sumatera Utara menggelar silaturahmi dengan melibatkan 23 paguyuban kesukuan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Istana Maimun, Medan, Rabu (1/10/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Forum Keberagaman Nusantara (FKN) Sumatera Utara menggelar silaturahmi dengan melibatkan 23 paguyuban kesukuan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Istana Maimun, Medan, Rabu (1/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat persaudaraan lintas suku, agama dan budaya sekaligus membahas sejumlah program kerja FKN Sumut ke depan.

Ketua DPW FKN Sumut, Tuanku Sultan Deli Lamanjiji Perkasa Alamsyah, mengatakan pertemuan itu tidak hanya menjadi kegiatan silaturahmi, tetapi juga ruang untuk berdiskusi dan bertukar pikiran terkait langkah organisasi.

Baca Juga:

"Pertemuan ini untuk menjalin dan mempererat tali persaudaraan serta kebersamaan sesama pengurus FKN Sumut. Kita juga berdiskusi, bertukar pikiran dan merumuskan program kerja ke depan," ujarnya.

Ketua Dewan Pembina DPW FKN Sumut, H. Ruslan, SH, mengatakan keberadaan FKN merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga keberagaman sekaligus memperkuat persatuan.

Menurutnya, FKN dibentuk atas kepedulian terhadap pentingnya menjaga kerukunan dan meredam potensi konflik sosial, etnis maupun keagamaan.

"FKN hadir sebagai ikhtiar untuk merajut kebhinekaan dan keberagaman suku, budaya serta agama yang ada di tanah air. Latar belakang dan tujuan kita adalah menjaga persaudaraan dan meredam potensi konflik sosial, etnis dan agama," kata Ruslan.

Ia mengatakan visi utama FKN adalah menjaga keutuhan bangsa dengan membangun toleransi dan kebersamaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

FKN membawa semangat "Beragam, Bersatu, Berdaya untuk Indonesia Raya" dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ruslan menjelaskan FKN diluncurkan di Kota Medan pada 11 Mei 2024 dan kemudian dideklarasikan di Kesultanan Ternate, Maluku Utara, pada Oktober 2025.

Forum tersebut disebut lahir atas inisiatif Ketua DPP Jaringan Batak Muslim Indonesia (JBMI), H. Arif R. Marbun, SE, yang kemudian dipercaya sebagai Ketua Umum DPP FKN.

"Keberagaman jangan menjadi sumber perpecahan. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih maju, damai dan berdaya," tegas Ruslan.

Silaturahmi di Istana Maimun dihadiri sejumlah tokoh dan pimpinan organisasi, antara lain Sultan Deli Lamanjiji Perkasa Alamsyah, Ketua DPP PMS Mbelin Brahmana, Ketua Umum PB Pendawa Indonesia H. Ruslan, pengurus DPP HBB, Pujakesuma Sumut M. Dayan, Ketua BM3 Farianda P. Sinik, Ketua Pasundan, Ketua Walubi Sumut Bunda Ayen dan Ketua FKUB Sumut H.M. Hatta.

Hadir pula perwakilan keluarga besar Makassar dan Sulawesi, warga Ambon, Ketua JBMI Sumut Aripay Tambunan, Nabari Ginting, paguyuban Banten, Bali dan NTT, perwakilan Khonghucu, Muslim Linggaw, PB GAMI, Pemuda Siliwangi, Dewan Adat Raja Angkola Sipirok, keluarga besar Tapanuli Tengah, KKSS, Kesultanan Serdang T. Ahmad Talaa, Ketua Sasak Lombok, Makatani, Maluku Bersatu dan PGI Sumut.

Sekjen FKN Sumut Taufik Siregar, para pemuka agama serta tokoh masyarakat Sumatera Utara juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan komitmen FKN Sumut untuk menjadikan keberagaman sebagai modal sosial dalam menjaga persatuan dan kondusivitas kehidupan masyarakat di Sumatera Utara.

FKN Sumut berharap keterlibatan berbagai paguyuban dan komunitas lintas suku serta agama dapat mendorong semangat toleransi melalui kerja bersama dan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam materi yang disampaikan, disebutkan pula bahwa Tuanku Alamsyah Arif Rahmansyah Marbun, yang pernah menjadi Staf Khusus Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin periode 2019-2024, merupakan penggagas berdirinya FKN dengan dukungan sejumlah tokoh lintas suku, budaya dan agama.

Cikal bakal FKN disebut diawali melalui Ikrar Merajut Keberagaman Nusantara di Kota Medan pada 19 Oktober 2023 bersama Wakil Presiden RI Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin. Deklarasi FKN juga disebut pernah dilaksanakan di Istana Wakil Presiden RI pada Juli 2024.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Penjelasan Resmi Polres Tanjungbalai Terkait Video Viral Oknum Anggota Samapta yang Digerebek Warga di Kisaran
Acara Pengukuhan DPW PKB Aceh, Wagub Aceh: "Bersama Membangun Aceh ke Arah yang Lebih Baik"
Tumpukan Sampah di Desa Sampali Viral, Kades M Ruslan Bersama Warga Langsung Turun Tangan
Pemerintah Aceh Aktif Berperan di APPSI, Dorong Kebijakan Pembangunan yang Berkeadilan dan Kemandirian Fiskal
Kades Sampali Diperiksa Polda Sumut Terkait Sengketa Lahan Proyek TPS3R, Rp329 Juta
Kepala Desa Sampali Dilaporkan ke KPK atas Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru