Piala AFF U-19: Thailand Kubur Mimpi Malaysia dengan Skor 3-2
MEDAN Timnas U19 Thailand akhirnya berhasil mengubur impian Malaysia memetik lemenangan pada babak kedua Piala AFF U19 2026 di Stadion M
OLAHRAGA
SERDANG BEDAGAI -Di balik gemerlapnya pantai Serdang Bedagai, Sumatera Utara, terdapat kisah hidup seorang nelayan yang mencerminkan perjuangan dan keteguhan hati dalam menghadapi cobaan hidup. Budi, seorang nelayan berusia 43 tahun, telah menggeluti profesi ini sejak ia berhenti sekolah pada kelas 3 SD. Meski tanpa latar belakang pendidikan formal, Budi memiliki kearifan lokal yang tak ternilai harganya.
“Saya cuma nelayan kecil, tapi kami tahu mana baik ataupun buruk,” cetus Budi, yang merupakan warga Kampung Nelayan, Belawan, dengan mantap.
Ketika sedang menawarkan kerang ijo, dagangan utamanya, Budi terlihat tekun dalam menjalankan profesi yang telah menjadi mata pencahariannya sehari-hari. Dengan semangat pantang menyerah, ia berjalan di bawah terik matahari, menjajakan dagangannya kepada para pengunjung pantai dengan harapan dapat laku secepatnya.
Namun, di balik tampilannya yang sederhana, tersimpan cerita kehidupan yang penuh liku dan tantangan. Keberuntungan bagi Budi datang di musim kemarau atau saat matahari bersinar terik, karena itulah saat-saat dimana ia bisa mendapatkan banyak seafood.
Namun, profesi sebagai nelayan juga tak lepas dari risiko dan kesulitan. Setiap mencari kemudi kapal, Budi harus menyelam hingga kedalaman 25 meter dengan hanya bermodalkan batu yang pas. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi fisiknya, tetapi juga mentalnya, karena seringkali ia harus menahan sesak nafas di bawah laut.
Meskipun hidupnya dipenuhi dengan kekurangan, Budi tetap menjalankan ajaran orangtuanya, yaitu lebih baik memberi daripada meminta. “Lebih baik saya memberi daripada meminta,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Namun, di tengah keterbatasan yang ia hadapi, Budi juga mengakui bahwa pulang malu tak pulang rindu menjadi pilihan yang berat baginya. Kadang-kadang, ketiadaan uang membuatnya harus bertahan di tempat, dengan harapan suatu hari nanti ada kesempatan untuk pulang.
Kehidupan sehari-hari Budi juga tidak luput dari tantangan ekonomi. Pendapatan yang ia peroleh seringkali tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya di Belawan. Kendati begitu, Budi tetap menjaga semangat dan harapan akan perubahan hidup yang lebih baik di masa depan.
Meski belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, Budi tetap berusaha keras untuk mencari nafkah demi kelangsungan hidupnya dan keluarganya. Dalam setiap gelombang ombak yang menghampirinya, ia tetap tegar dan penuh harapan.
(N/014)
MEDAN Timnas U19 Thailand akhirnya berhasil mengubur impian Malaysia memetik lemenangan pada babak kedua Piala AFF U19 2026 di Stadion M
OLAHRAGA
MEDAN Timnas Thailand U19 memastikan satu tempat di babak semifinal ASEAN U19 Boys&039 Bank Sumut Championship 2026 atau Piala AFF U
OLAHRAGA
JAKARTA Kejaksaan Agung melimpahkan tersangka mantan Komisioner Ombudsman berinisial HS beserta barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum Keja
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah masih mengkaji sejumlah skema pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk opsi pelibatan kantin sekolah
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Ra
ENTERTAINMENT
ASAHAN Ketua TPPKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, melakukan monitoring kegiatan lomba dalam rangka Hari Kesatuan Gerak
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, mewakili Bupati Asahan menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksifraksi DPRD
PEMERINTAHAN
MEDAN Kejaksaan Negeri Langkat berencana menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Faisal Hasrimy, sebagai saksi dalam perkara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Timnas U19 Thailand dan Timnas U19 Malaysia bermain imbang 22 di babak pertama pada laga Piala AFF U19 2026 di Stadion MadyaI,
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menjalankan program pemulihan lahan pertanian di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara,
EKONOMI