Febrie Adriansyah Ungkap Alasan Tinggalkan Jabatan Jampidsus, Siapa yang Memintanya Mundur?
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan bahwa dirinya meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
BITVONLINE.COM -Di tengah meningkatnya suhu udara yang panas, masyarakat Indonesia kini menghadapi tantangan ekstra dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun, masalah tidak hanya terbatas pada ketidaknyamanan fisik. Data terbaru menunjukkan bahwa kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) juga mengalami lonjakan tiga kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Yang lebih mengkhawatirkan, angka kematian akibat DBD juga ikut meningkat tiga kali lipat.
Kementerian Kesehatan mengidentifikasi anomali cuaca sebagai salah satu faktor yang berkontribusi pada peningkatan drastis kasus DBD ini. Namun, apa sebenarnya hubungan antara anomali cuaca dan peningkatan kasus DBD di Indonesia?
Salah satu penjelasan ilmiah yang mungkin adalah bahwa cuaca yang tidak stabil, seperti perubahan suhu yang ekstrem dan pola hujan yang tidak teratur, menciptakan lingkungan yang ideal bagi perkembangan nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus DBD. Nyamuk ini dikenal aktif berkembang biak dan menggigit pada saat cuaca hangat dan lembap, kondisi yang sering terjadi saat terjadi anomali cuaca.
Selain itu, anomali cuaca juga dapat mempengaruhi pola hidup manusia, seperti kebiasaan menyimpan air dalam wadah terbuka atau meninggalkan barang-barang yang dapat menjadi tempat berkembang biak bagi nyamuk. Pola ini dapat meningkatkan risiko penularan DBD di masyarakat.
Tidak hanya itu, kondisi anomali cuaca juga bisa mempengaruhi ketersediaan dan distribusi air bersih. Perubahan pola hujan yang tidak teratur dapat mengakibatkan kelangkaan air bersih di beberapa daerah, memaksa masyarakat untuk menyimpan air dalam wadah terbuka yang menjadi tempat ideal bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak.
Meskipun anomali cuaca bukanlah satu-satunya faktor yang menyebabkan peningkatan kasus DBD, namun peranannya dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan nyamuk pembawa virus tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan upaya pencegahan, seperti pengendalian populasi nyamuk dan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di masa-masa cuaca ekstrem seperti saat ini.
(N/014)
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan bahwa dirinya meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
BANDUNG Presiden ke6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengenang pengalamannya menghadapi demonstrasi selama menjabat
POLITIK
DELI SERDANG Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menggerebek tiga lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara (Sumut) meningkat empat kali lipat sepanjang 20
NASIONAL
MEDAN Kisruh pengelolaan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AlHikmah Medan kembali mencuat. Persoalan tersebut mencakup status kepemimpi
NASIONAL
PEKANBARU Yayasan Jaga Riau Indonesia mendesak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau dan Gubernur Riau segera mengambil langkah konkre
NASIONAL
MEDAN Kota Medan mengalami penurunan permukaan tanah sekitar 33 milimeter atau 3,3 sentimeter per tahun. Angka tersebut terungkap dalam
NASIONAL
JAKARTA Suroso Isnandar ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo. Pergantian pimpinan perusahaan
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa Don Ritto alias Idon menilai jaksa penuntut umum (JPU) mencampuradukkan honorarium advokat, kegiatan bisnis, dan hubung
HUKUM DAN KRIMINAL