BREAKING NEWS
Minggu, 22 Februari 2026

Viral! Tamu Hotel JW Marriot Medan Jemur Baju di Sprinkler, Banjir Satu Lantai, Denda Seharga Mobil Agya!

Redaksi - Selasa, 11 Februari 2025 09:22 WIB
Viral! Tamu Hotel JW Marriot Medan Jemur Baju di Sprinkler, Banjir Satu Lantai, Denda Seharga Mobil Agya!
Tamu Hotel JW Marriot Medan Jemur Baju di Sprinkler, Banjir Satu Lantai.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Insiden tak terduga terjadi di Hotel JW Marriott Medan pada Jumat (7/2/2025), yang membuat satu lantai hotel tersebut kebanjiran. Kejadian ini menjadi viral setelah salah satu tamu hotel diketahui menjemur baju di sistem sprinkler, yang merupakan alat pemadam kebakaran otomatis.

Sprinkler adalah sistem yang berfungsi untuk menyemprotkan air secara otomatis jika suhu di sekitarnya mencapai batas tertentu, yang biasanya terjadi saat kebakaran. Alat ini biasanya terpasang di langit-langit atau dinding kamar hotel. Namun, kejadian kali ini bukanlah karena kebakaran, melainkan akibat ulah pengunjung yang menjemur pakaian di alat tersebut.

Saat baju digantungkan pada sprinkler, air pun menyiram seluruh kamar dari segala arah, menyebabkan barang-barang elektronik dan perabotan kamar menjadi basah kuyup. Tak hanya itu, air bahkan meluber hingga keluar ke lobi hotel dan membasahi karpet di area tersebut.

Dalam video yang beredar di media sosial melalui akun Instagram @lambe_turah, petugas hotel terlihat membersihkan kamar yang terkena dampak kebanjiran dan melakukan pembenahan di seluruh area yang terdampak.

Akibat perbuatan tersebut, tamu hotel dikenakan denda yang fantastis, setara dengan harga sebuah mobil Agya. Denda ini mencakup biaya penggantian barang elektronik yang rusak, biaya perbaikan serta perawatan hotel yang harus menutup satu lantai selama pembenahan, dan kerugian lainnya.

Seorang mantan resepsionis hotel yang turut berkomentar di media sosial menjelaskan bahwa pihak hotel tidak akan mempedulikan apakah barang tersebut rusak atau tidak. "Hotel gak mau tahu apabila ada kerusakan property, kalau merusak berarti membeli," ujarnya. Ia menambahkan bahwa tamu yang merusak properti hotel harus mengganti biaya kerusakan, bahkan jika barang tersebut masih bisa diperbaiki.

Kejadian ini memunculkan banyak pro dan kontra di kalangan netizen. Beberapa menganggap denda yang dikenakan wajar, karena biaya sewa kamar yang hilang akibat kerusakan serta proses pengeringan ruangan bisa membuat biaya pembenahan menjadi sangat mahal. Sementara itu, beberapa orang juga merasa terkejut dan heran dengan tindakan tamu yang memilih jemuran baju di sprinkler, yang seharusnya hanya berfungsi untuk keadaan darurat kebakaran.

(tb/n14)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru