Garuda Muda Tumbang 0-1 dari Australia, Gagal ke Final AFF U-19 2026
MEDAN Langkah Timnas U19 Indonesia menuju final Piala AFF U19 2026 terhenti setelah takluk 01 dari Australia pada babak semifinal yan
OLAHRAGA
MEDAN– Tuan Syekh H. Arsyad Thalib Lubis merupakan tokoh ulama besar asal Sumatera Utara yang lahir di Stabat, Kabupaten Langkat pada 8 Oktober 1908 dan wafat pada 6 Juli 1972.
Ia adalah anak kelima dari delapan bersaudara, putra dari pasangan ulama H. Lebai Thalib Lubis dan Markoyom binti Abdullah.
Garis keturunannya berasal dari Tapanuli Selatan, menjadikannya sebagai salah satu figur penting dari kalangan Mandailing di Tanah Melayu.
Pendidikan dan Awal Kiprah Intelektual
Sejak usia muda, Arsyad telah menunjukkan kecerdasan yang luar biasa.
Ia menempuh pendidikan dasar di Sekolah Rakyat Stabat dan melanjutkan pendidikan agama di berbagai madrasah ternama di Sumut, antara lain Madrasah Islam Stabat, Madrasah Binjai, Madrasah Ulumil Arabiyah di Tanjungbalai Asahan, dan Madrasah Hasaniyah Medan.
Ia juga sempat berguru kepada ulama besar, Syekh Hasan Maksum, untuk memperdalam ilmu tafsir, hadis, dan fikih.
Di masa mudanya, Arsyad dipercaya oleh gurunya untuk menyalin tulisan yang akan dimuat di surat kabar, pengalaman awal yang memperkuat kemampuannya dalam menulis dan berdakwah melalui tulisan.
Pendiri Al Washliyah
Pada 30 November 1930, Arsyad Thalib Lubis bersama H. Abdurrahman Syihab dan H. Udin Syamsudin mendirikan organisasi Islam Al Jam'iyatul Washliyah di Medan, sebagai kelanjutan dari Debating Club siswa Maktab Islamiyah Tapanuli.
Organisasi ini kemudian tumbuh menjadi salah satu kekuatan pendidikan dan dakwah Islam terbesar di Sumatera Utara, bahkan Indonesia.
Dalam struktur organisasi, Arsyad menjabat berbagai posisi penting, di antaranya:
- Pendiri Al Washliyah
- Sekretaris Jenderal Pertama PB Al Washliyah
- Ketua Umum PB Al Washliyah
- Anggota Dewan Fatwa
- Pendiri dan Guru Besar Universitas Al Washliyah
- Guru Besar Universitas Islam Sumatera Utara
Karier di Pemerintahan dan Dunia Politik
Selain aktif dalam pendidikan dan dakwah, Arsyad Thalib Lubis juga berkiprah di dunia birokrasi dan politik.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Syariah dan Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara pada tahun 1965.
Arsyad juga tercatat sebagai anggota Konstituante dari Partai Masyumi pada periode 1956-1959.
Warisan Intelektual dan Keluarga
Selain dikenal sebagai ulama dan organisator, Arsyad adalah seorang penulis produktif.
Ia menulis banyak karya ilmiah dan keagamaan yang tersebar di berbagai media Islam pada zamannya.
Ia menikah dengan wanita Melayu Deli bernama Siti Yamaah dan dikaruniai delapan orang anak.
Nama Tuan Syech Arsjad Thalib Lubis atau H. Muhammad Arsyad Thalib Lubis diresmikan Pemerintah Kota Medan sebagai nama jalan di wilayah Kecamatan Medan Sunggal, mengganti Jalan Rajawali.
Hal ini sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan jasa-jasanya dalam bidang pendidikan, agama, dan kemasyarakatan.
Semangat perjuangan dan dedikasi sang ulama akan terus dikenang oleh generasi muda, terutama masyarakat Sumatera Utara.
(ps/a008)
MEDAN Langkah Timnas U19 Indonesia menuju final Piala AFF U19 2026 terhenti setelah takluk 01 dari Australia pada babak semifinal yan
OLAHRAGA
DELI SERDANG Tim nasional Indonesia U19 harus mengakhiri langkahnya di Piala AFF U19 2026 setelah kalah tipis 01 dari Australia pada
OLAHRAGA
BANDA ACEH Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, meminta pemerinta
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menerima audiensi jajaran PT Pertamina di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026). Pertem
NASIONAL
Oleh Yakub F. IsmailKebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi merupakan sebuah langkah yang penuh liku.Kebij
OPINI
SIMALUNGUN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Forum Komunikasi Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sel
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh bupati dan wali kota di daerah itu untuk menyukse
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan menerima putusan banding terhadap terpidana kasus korupsi tata kelola minyak, Muhammad Kerry
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan aliran suap yang diterima mantan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, dengan nilai menca
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komedian Praz Teguh memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis, 11 Juni 2026, terkait kasus dugaan penipuan dan pengg
HUKUM DAN KRIMINAL