KPK Panggil 7 ASN dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Pekalongan
HUKUM DAN KRIMINAL
BITVONLINE.COM- Kehilangan seseorang yang berarti dalam hidup adalah momen yang berat. Perasaan ini ibarat berdiri di tengah badai tanpa payung, membuat dunia terasa kehilangan warnanya. Namun, kehilangan bukanlah akhir dari segalanya. Justru, ini bisa menjadi awal perjalanan untuk menemukan versi terbaik diri sendiri.
Menurut beberapa psikolog, proses menerima kenyataan adalah langkah pertama menuju penyembuhan. “Menerima realitas kehilangan bukan berarti menyerah, melainkan berdamai dengan rasa sakit yang ada. Ini adalah cara untuk membebaskan diri dari beban emosional yang menghambat kita,” jelas Dr. Indra Wahyudi, seorang psikolog klinis di Medan.
Rasa kehilangan yang dalam sering kali menggiring seseorang pada pertanyaan: “Apa yang salah?” Namun, lebih dari sekadar fokus pada luka, ini adalah kesempatan untuk menggali pelajaran. Kehilangan bisa menjadi cermin yang memantulkan kekuatan dan kelemahan dalam diri seseorang.
Banyak orang terjebak dalam penyangkalan atau harapan kosong bahwa apa yang hilang akan kembali. Namun, seperti yang ditekankan oleh pakar pengembangan diri, fokus pada hal-hal yang dapat dikontrol adalah kunci. “Saat kita menerima kenyataan, kita membuka ruang untuk menyembuhkan dan tumbuh,” tambah Indra.
Salah satu langkah penting lainnya adalah memberikan waktu untuk diri sendiri. Mempraktikkan self-compassion atau kasih sayang terhadap diri sendiri adalah bagian dari proses pemulihan. “Tidak apa-apa merasa lelah atau menangis. Ini bukan tanda kelemahan, tetapi cara menghormati emosi yang ada,” kata Indra.
Membangun kebahagiaan baru juga menjadi elemen penting dalam bangkit dari kehilangan. Mengalihkan perhatian pada hal-hal positif, seperti mencoba hobi baru atau menghabiskan waktu bersama teman, bisa menjadi cara efektif untuk memulihkan diri.
“Kesendirian, jika dimanfaatkan dengan bijak, dapat menjadi momen refleksi dan pertumbuhan. Ini adalah waktu untuk mengenal diri lebih dalam, mengeksplorasi apa yang membuat kita bahagia, dan menyusun ulang prioritas hidup,” jelas Indra.
Meskipun kehilangan dapat meninggalkan luka yang mendalam, masa depan tetap menyimpan harapan dan kemungkinan yang tak terduga. Dunia ini penuh dengan keindahan yang menunggu untuk ditemukan.
Bagi mereka yang sedang berjuang melalui rasa kehilangan, ingatlah: setiap akhir adalah awal dari sesuatu yang baru. “Berani melangkah maju adalah kunci untuk menemukan kebahagiaan di tempat yang baru,” tutup Indra.
Editor: Tim Redaksi BITV Online Penulis: [KRISNA)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Pekalongan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah yang menembus level Rp17.100 per dolar Amerika Serikat dinilai masih berada dalam skenario yang telah disiapk
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Selasa, 7 April 2026, di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Mata uan
EKONOMI
JAKARTA Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menyambut kebijakan pemerintah yang memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsid
EKONOMI
PIDIE JAYA Universitas Muhammadiyah Aceh bekerja sama dengan Tim Puspanita Kulim Kedah, Malaysia, menyalurkan bantuan bagi siswa SD Muham
PENDIDIKAN
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyiapkan 28 armada udara untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutl
NASIONAL
JAKARTA Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Ahmad Muzani, mendesak negaranegara yang terlibat konflik di Timur Tengah untuk segera me
INTERNASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mempercepat sertifikasi tanah milik daerah sekaligus menuntaskan aset bermasalah guna memperkua
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto mengusulkan pelarangan peredaran vape di Indonesia.Hal ini terkait
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR RI melalui Komisi XIII menggelar rapat kerja dengan Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, di kompleks parlemen, Senayan
NASIONAL