BREAKING NEWS
Minggu, 22 Maret 2026

Sheikh Hasina dan Jalan Panjang Menuju Pengadilan: Dari Krisis Jalanan hingga Menjelang Vonis

Raman Krisna - Minggu, 16 November 2025 15:21 WIB
Sheikh Hasina dan Jalan Panjang Menuju Pengadilan: Dari Krisis Jalanan hingga Menjelang Vonis
Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina. (Foto: Dok. Wikipedia)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Polisi, militer, dan unit penanggulangan terorisme bersiaga di Dhaka untuk mengantisipasi kemungkinan kericuhan.

Tiga hakim yang memimpin panel ICT Golam Mortuza Mozumder, Shafiul Alam Mahmood, dan Mohitul Haque Enam Chowdhury menyatakan bahwa pengadilan telah mengevaluasi seluruh bukti, termasuk rekaman drone dan perintah operasi pasukan keamanan saat Hasina masih menjabat.

Pihak penuntut menuntut hukuman maksimal.

Sementara itu, tim pembela yang ditunjuk negara berargumen bahwa proses ini sarat tekanan politik dan tidak memenuhi standar pembuktian untuk kategori kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dinamika Politik yang Membelah

Partai Awami League partai yang dibesarkan Hasina kini berada dalam posisi terpojok setelah pemerintah transisi melarang seluruh kegiatan politik mereka.


Para loyalis menyebut persidangan ini sebagai "penghakiman politik berkedok hukum", sementara kubu pemerintah menegaskan bahwa kasus ini merupakan langkah korektif setelah puluhan tahun kekuasaan otoriter.

Di India, tempat Hasina berlindung sejak Agustus tahun lalu, proses lobi dan tekanan diplomatik terus berlangsung.

Namun, hingga kini New Delhi belum memberikan sinyal akan mengekstradisi Hasina ke Bangladesh.

Babak Penentu

Pembacaan putusan ini menjadi titik balik penting bagi Bangladesh.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ephorus HKBP Serukan Jangan Diamkan Pelanggaran HAM yang Dilakukan PT TPL
Netizen Wajib Nonton! Banjong Pisanthanakun Puji Akting Vino G. Basti dalam Film Shutter
Rudy Hermanto: Ada "Playing Victim" di Spanduk SARA, Hasyim Sebaiknya Lapor ke Polisi
Staf Kim Jong-un Bersihkan Semua Barang Usai Bertemu Putin, Cegah Intelijen Asing?
Pengacara Senior di Australia Minta Maaf karena Ajukan Dokumen Berisi Kutipan Palsu dari AI
Israel Berencana Merebut Gaza, Ribuan Orang Demo di Tel Aviv: ‘Hentikan Perang!’
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru