Pendaftaran Perlinsos Medan Baru 35 Persen, Pemko Genjot Pendataan dengan Sistem Jemput Bola
MEDAN Pendataan dan pendaftaran pada portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Medan masih tergolong rendah. Hingga Jumat, 15 Agust
PEMERINTAHAN
KARO — Bupati Karo Antonius Ginting menjadi sorotan setelah pernyataannya mengenai kondisi pelajar yang mengalami gejala keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) beredar di media sosial.
Antonius menyampaikan penilaiannya setelah mengecek langsung kondisi para pelajar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo di Rumah Sakit Amanda Berastagi.
Para pelajar yang mengalami keluhan kesehatan tersebut berasal dari SMA Negeri 1 Berastagi dan SMA Bersama Kabupaten Karo.Baca Juga:
Hingga Jumat, 14 Agustus 2026, jumlah siswa yang mengalami keluhan dilaporkan mencapai 353 orang.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah korban dilarikan ke rumah sakit.
Dalam video tersebut, beberapa pelajar tampak mengalami kondisi lemas, muntah, kejang-kejang, hingga kehilangan kesadaran.
Namun, Antonius menilai kondisi para pelajar tidak mengkhawatirkan.
"Dari 255 anak sekolah yang kemungkinan, ini masih kemungkinan gejala keracunan ini semuanya tidak ada yang mengkhawatirkan," ujar Antonius di depan RS Amanda Berastagi, Kamis (13/8/2026).
Ia kemudian menyebut kondisi tersebut sebagai kabar baik.
"Ini berita baik, kalaupun ada suatu kejadian berita baiknya adalah semua anak-anak kita dalam keadaan baik-baik," tambahnya.
Pernyataan tersebut kemudian mendapat perhatian publik karena disampaikan ketika ratusan pelajar tengah mendapatkan penanganan medis setelah diduga mengalami keracunan MBG.
Profil Bupati Karo Antonius Ginting
Antonius Ginting lahir di Kabanjahe pada 6 Juli 1965.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Karo, ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 040527 Tigapanah pada 1973-1979.
Pendidikan menengah ditempuh di SMP Negeri 1 Kabanjahe pada 1979-1982 dan SMA Negeri Pancur Batu pada 1982-1985.
Setelah itu, Antonius melanjutkan pendidikan kedokteran di Universitas Sumatera Utara (USU) pada 1986-1993 dan memperoleh gelar dokter.
Pada 1992-1994, ia mengikuti pendidikan S1 Sepa PK I ABRI-Polri dan menyandang pangkat Letnan Dua.
Pendidikan spesialis kembali ditempuh di USU melalui program Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan pada 2001-2003 hingga memperoleh gelar Sp.OG.
Antonius kemudian melanjutkan pendidikan S2 Magister Kesehatan di USU pada 2008-2010 dan meraih gelar M.Kes.
Pendidikan akademiknya berlanjut ke jenjang doktor di USU pada 2018-2019. Ia juga mengikuti berbagai pendidikan kepemimpinan dan kedinasan.
Riwayat Karier Antonius Ginting
Karier Antonius dimulai di Polda Riau sebagai Kaur Yankes Subbid Yanmat Faskess Biddokkes pada 2003-2009.
Ia kemudian bertugas di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan sebagai Kasi Dokpol pada 2009-2011 dan Kakomed pada 2011-2016.
Pada 2016-2019, Antonius menjabat Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi.
Selanjutnya, pada 2019-2021, ia bertugas sebagai Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK II di Biddokkes Polda Sumatera Utara.
Kariernya berlanjut sebagai Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK II Semarang pada 2021-2022.
Setelah itu, Antonius menjabat Kabiddokkes Polda Bengkulu pada 2022-2023.
Riwayat Organisasi
Di bidang organisasi profesi, Antonius tercatat sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia pada 1993-2024.
Ia juga menjadi anggota Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi pada 2003-2024 serta anggota Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sumatera Utara pada 2005-2024.
Di luar organisasi profesi, Antonius pernah menjadi Ketua Umum Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Pancur Batu pada 2014-2019.
Pada 2020, ia dipercaya menjadi Ketua Umum Panitia Sidang Majelis Sinode GBKP ke-36.
Sebelumnya, pada 2017-2019, Antonius menjadi Ketua Umum Panitia Jubileum 50 Tahun Panti Asuhan Kristen (PAK) Gelora Kasih.
Ia juga tercatat sebagai Dewan Pertimbangan dan Penasehat Forum Pelestarian Budaya Kabupaten Karo periode 2024-2029 serta Dewan Pembina Cendikiawan Karo Indonesia (CKI) periode 2023-2027.
Kasus dugaan keracunan massal setelah konsumsi MBG di Kabupaten Karo masih dalam penanganan dan penyelidikan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Karo telah mengambil sampel makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan untuk para siswa.
Sampel tersebut selanjutnya akan diperiksa di laboratorium untuk mengetahui penyebab munculnya keluhan kesehatan pada para pelajar.
Dengan pemeriksaan tersebut, penyebab pasti kejadian diharapkan dapat diketahui berdasarkan hasil uji laboratorium, bukan hanya berdasarkan dugaan awal.* (km/ad)
MEDAN Pendataan dan pendaftaran pada portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Medan masih tergolong rendah. Hingga Jumat, 15 Agust
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang pembacaan surat tuntutan terhadap empat terdakwa kasus dugaan korupsi penjualan aluminium PT Indonesia Asahan Aluminium (In
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra mencapai Rp100,17 triliu
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tengg
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar sidang paripurna dengan agenda mende
PEMERINTAHAN
MEDAN PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN meluncurkan sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) CoBranding bersama Universit
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menjenguk salah seorang murid SMK Negeri 1 Berastagi yang menjadi korban duga
PERISTIWA
JAKARTA Sebanyak lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa T
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono memastikan anggaran pembangunan IKN tetap tersedia meski nama IKN tid
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menetapkan sejumlah target pemerintah untuk 2027. Target tersebut disampaikan dalam pemaparan RAPBN da
NASIONAL