Airlangga Klaim Pengusaha Sambut Positif Pembentukan BUMN Ekspor DSI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut rencana pembentukan BUMN ekspor Danantara Sumber Daya Indone
EKONOMI
CIREBON -Rabu (24/7/2024) menjadi titik puncak ketegangan bagi Saka Tatal dan tujuh rekannya, yang terjerat dalam kasus kontroversial pembunuhan Vina dan Muhammad Rizky di Cirebon tahun 2016. Sidang Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Cirebon memperlihatkan gelombang perjuangan hukum yang mengguncang publik.
Kuasa Hukum Saka Tatal, Titin Prialianti, dengan tegar menerima novum visual yang menjadi bukti vital jelang sidang. Sebuah daging yang ditemukan menempel pada baut tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi pemicu diskusi luas di media sosial. Meskipun Titin enggan menyebutkan siapa yang menyerahkan bukti itu, namun kehadirannya mengguncang keyakinan masyarakat terhadap keadilan yang diterima para terpidana.
“Kasus Vina menjadi viral secara tiba-tiba. Saya tidak bisa mengungkapkan lebih lanjut,” ujar Titin dalam wawancara.
Sidang PK hari ini juga menyoroti empat novum penting lainnya, termasuk putusan bebas dari Hakim Tunggal PN Bandung, Eman Sulaeman, yang menjadi dasar bagi tim kuasa hukum untuk merangkai argumen kuat. Lebih dari 200 dokumen juga diserahkan sebagai bukti visual kepada Ketua Kuasa Hukum tujuh terpidana lainnya, Otto Hasibuan.
“Saya yakin PK Saka Tatal akan dikabulkan. Perhatian masyarakat telah mencapai titik puncaknya, menyadari kejanggalan yang terjadi pada tahun 2016 yang melibatkan delapan terpidana,” tutur Titin dengan keyakinan yang membara.
Sidang hari ini bukan sekadar ujian hukum, namun juga cerminan atas harapan besar untuk memperbaiki keadilan yang dipersepsikan tidak merata di masyarakat. Titin berharap bahwa penangkapan terhadap terpidana yang tidak bersalah tidak akan terulang lagi di masa depan.
“Mudah-mudahan ini adalah yang terakhir kalinya. Delapan terpidana ini tidak bersalah, dan perjuangan kami tidak akan sia-sia,” imbuhnya.
Sejak awal, Titin telah menjadi saksi atas penderitaan dan kesulitan dalam menyajikan bukti yang adil di pengadilan. Pengalaman ini membuka matanya terhadap tantangan sistematis yang dihadapi oleh mereka yang kurang beruntung.
“Orang miskin sulit mendapatkan keadilan. Ini adalah pengalaman yang menggugah hati saya,” paparnya dengan suara penuh empati.
Sidang PK hari ini bukan hanya tentang hukum, namun juga tentang perubahan sosial yang mendalam. Masyarakat menanti putusan yang adil, sementara para terpidana dan keluarga mereka berharap agar kebenaran akan terungkap.
Semoga, dari balik drama hukum ini, kita dapat belajar untuk lebih peka terhadap ketidakadilan yang terjadi di sekitar kita. Mari bersama-sama membangun sistem hukum yang lebih baik, yang mampu memberikan keadilan bagi semua, tanpa pandang bulu.
(N/014)
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut rencana pembentukan BUMN ekspor Danantara Sumber Daya Indone
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek di lingkungan Kementeria
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi dengan memperingatkan para pejabat agar tid
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan rasa syukur atas pembebasan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya di
INTERNASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Medan menuntut seorang anggota geng motor bernama Ragil Jawara dengan hukuman 20 tahun
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Dahlan IskanDOR!Mungkin tidak ada yang tewas oleh tembakan Presiden Prabowo di sidang pleno DPR kemarin. Tapi yang terluka pasti banya
OPINI
MEDAN Ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, aktivis, hingga masyarakat umum menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) dan disk
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menjajaki kerja sama dengan RS AnNisa untuk menghadirkan layanan kes
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri rapat arahan Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rek
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memaparkan sejumlah capaian transformasi layanan kesehatan di Kota Medan saat menerima ku
PEMERINTAHAN