Hotman Paris: Febrie Adriansyah Jalani 18 Pertanyaan, Pemeriksaan Masih Fokus Kasus Asabri
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan klienn
NASIONAL
HUMBANG HANSUDUTAN -Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Gardu Induk (GI) PLN di Kecamatan Parlilitan. Hal ini disampaikan secara resmi pada Rapat Pembahasan Rencana Pengembangan GI di Parlilitan yang digelar melalui Video Conference (Vidcon), di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Perkantoran Bukit Inspirasi, Doloksanggul, pada Selasa, 23 Juli 2024.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Muladi, perwakilan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, yang juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian ESDM, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, PT. PLN (Persero), dan Asosiasi Pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Air (APPLTA). Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, mewakili Bupati Humbang Hasundutan, secara tegas menyampaikan dukungan mereka terhadap proyek strategis ini.
“Percepatan pembangunan Gardu Induk di Parlilitan menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan infrastruktur energi di daerah ini, terutama dalam konteks penyaluran daya dari berbagai pembangkit yang akan segera beroperasi,” ujar Martogi Purba dalam konferensi tersebut.
Martogi juga menyoroti potensi besar Sumatera Utara sebagai wilayah dengan jumlah titik dan kapasitas potensi pembangkit listrik tenaga air yang signifikan, khususnya di Kabupaten Humbang Hasundutan. Dengan adanya rencana untuk membangun Gardu Induk, diharapkan dapat menarik minat investor untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), yang akan memberikan kontribusi signifikan terhadap penyediaan listrik bagi masyarakat dan kemakmuran daerah.
Rapat juga membahas Rencana Usaha Pengadaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, yang telah mengamanatkan pengembangan GI Parlilitan dengan jadwal operasional mulai tahun 2029. Namun, dengan mendesaknya kebutuhan listrik dan potensi pembangkit yang akan segera beroperasi, PT. PLN diminta untuk mengkaji ulang jadwal Commercial Operation Date (COD) GI Parlilitan untuk dipercepat.
Muladi dari Kementerian ESDM menekankan pentingnya kajian yang cermat dari PT. PLN dan pendukung dari APPLTA dalam percepatan pembangunan GI tersebut. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyediaan energi di wilayah ini, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang memadai.
(N/014)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan klienn
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum pengusaha Don Ritto menyatakan uang tunai dan emas seberat 74 kilogram yang disita penyidik dari rumah mantan Jaksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah siap melakukan efisiensi anggaran, termasuk membuka peluang memangkas anggaran s
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak ingin dikenal sebagai bangsa yang hanya berpangku tangan. Menurutnya, Indon
NASIONAL
DELI SERDANG Kepolisian masih terus menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk pengangkut air mineral dengan d
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkap adanya kebijakan pada masa kepemimpinan sebelumnya yang meng
NASIONAL
MALANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu kekuatan ekonomi te
NASIONAL
NAGAN RAYA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengawal percepatan pembanguna
NASIONAL
ACEH TIMUR Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mematangkan persiapan pembangunan
NASIONAL
MEDAN Fraksifraksi DPRD Provinsi Sumaterafraksi DPRD Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov)
PEMERINTAHAN